Cerita Pilu Bayi Baru Lahir yang Tak Pernah Terlihat Tetangga

Oleh Eka Hakim pada 12 Jan 2018, 11:02 WIB
Diperbarui 12 Jan 2018, 11:02 WIB
Ilustrasi-Jasad-Bayi
Perbesar
Ilustrasi jasad bayi

Liputan6.com, Bone - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Langkai, Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tega mengubur bayinya hidup-hidup.

Kapolsek Lappariaja, AKP Zainuddin membenarkan kejadian tersebut. Ibu rumah tangga itu, kata dia, diketahui bernama Rukiah (25). Ia saat ini masih diamankan di Markas Kepolisian Sektor Lappariaja.

"Pelaku diduga kuat mengalami gangguan jiwa sehingga mengubur bayinya dalam kondisi hidup dan akhirnya meninggal dunia," kata Zainuddin, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurutnya, pembunuhan bayi tersebut terkuak setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Dusun Langkai, Burhan, yang datang ke Mapolsek Lappariaja bersama warga setempat.

Mereka mengadukan tetangga mereka yang merupakan warga Dusun Langkai pernah melahirkan. Namun, bayinya tak pernah dilihat oleh warga.

"Warga Langkai tahu kalau Rukiah pernah melahirkan. Tapi kok bayinya tidak pernah dilihat. Apalagi yang bersangkutan gangguan jiwa. Atas kecurigaan ini, warga melapor," kata Zainuddin.

Berdasarkan laporan itu, anggota Polsek Lapppariaja bergegas ke rumah Rukiah dan membawanya ke Mapolsek Lappariaja untuk diinterogasi. Rukiah akhirnya mengakui kalau ia pernah melahirkan.

Setelah melahirkan bayinya, ia langsung menguburnya dalam keadaan hidup-hidup. Tepatnya di lahan pekarangan samping rumahnya.

"Saat anggota menggali lahan yang ditunjuk oleh pelaku, jasad bayinya pun ditemukan sudah tak bernyawa," kata Zainuddin.

 

 

2 dari 2 halaman

Mengaku Tak Ingat Apa-Apa

Ilustrasi bayi
Perbesar
Ilustrasi (iStock)

Usai menemukan jasad bayi itu, anggota kembali memeriksa Rukiah lebih dalam. Namun, ia selalu menjawab tak ingat apa-apa mengenai kejadian tersebut.

"Pelaku sebenarnya punya suami, tapi sudah lama pisah. Terkait ini juga sudah pernah dilaporkan oleh suaminya, tapi itu lagi kami tak langsung proses karena pelaku ada kelainan jiwa," ucap Zainuddin.

Jasad bayi Rukiah saat ini sedang dalam proses visum pihak Puskesmas terdekat. Hal itu untuk mengetahui penyebab meninggalnya bayi nahas itu, apakah bayi malang yang baru dilahirkan oleh pelaku itu meninggal usai dikubur hidup-hidup atau sebaliknya dikubur setelah meninggal dunia.

"Kita belum bisa simpulkan itu karena belum ada pemberitahuan hasil pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas. Bayi itu sekarang juga sudah dimakamkan secara agama Islam," kata Zainuddin.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓