3 Juta Suara Hilang, NasDem Latih Saksi untuk Pilgub Bali

Oleh Dewi Divianta pada 17 Des 2017, 22:00 WIB
Diperbarui 17 Des 2017, 22:00 WIB
NasDem Bali
Perbesar
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa (kiri) (Liputan6.com/Dewi DIvianta)

Liputan6.com, Denpasar Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunartawa tak mau peristiwa Pemilu 2014 terulang. Saat itu NasDem harus kehilangan sekitar 3 juta lebih suara.

Tentu saja hal itu terjadi akibat lemahnya saksi. Meski saat itu NasDem telah membiayai saksi di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara) di seluruh Indonesia, namun kebocoran suara masih saja terjadi.

Menururnya, hal itu terjadi karena lemahnya saksi dalam memperjuangkan suara NasDem. Tak mau hal itu terulang, Gunastawa menjelaskan jika secara nasional NasDem menggenjot pelatihan saksi terlebih dahulu setelah struktur partai selesai diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Dari hasil evaluasi, kami lemah di saksi-saksi. Itu sebabnya dari berbagai laporan pada Pemilu 2014 kami kehilangan sekitar 3 juta lebih suara," kata Gunastawa kepada Liputan6.com di sela pelantikan Komisi Saksi dan Trainin of Trainer (TOT) di Hotel Nikki Denpasar, Minggu (17/12/2017).

Nantinya, para saksi ini tak hanya bertugas untuk Pemilu 2019, namun juga akan dikerahkan mengawal suara pada pilkada serentak tahun 2018. Maka, pada kesempatan itu wilayah yan menyelenggarakan pilkada tingkat kabupaten saksi hingga tingkat terkecil dihadirkan dan ikut dilatih.

"Khusus untuk Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Denpasar saksi hingga simoul tingkat kecamatan kita libatkan agar akselerasinya lebih cepat karena di Klunkung dan Gianyar ada pilkada tingkat kabupaten," ujarnya.

Sementara simpul di Kota Denpasar dilibatkan meski tak ikut pilkada serentak dimaksudkan untuk mengawal Pilgub Bali yang juga digelar tahun depan.

"Kandidat yang kami usung sebagai calon gubernur kan Wali Kota Denpasar. Maka simpul Denpasar kami libatkan karena di sanalah basis suara kandidat yang kami usung," tutur dia.

Dengan begitu, Gunastawa berharap tak ada satu suarapun yang hilang tak berbekas. "Nantinya mereka yang sudah ikut pelatihan ini akan melahirkan saksi-saksi lagi. Kita berharap dapat berjalan maksimal, sehingga suara Nasdem dapat terjaga dengan baik," ucapnya.