Bupati Trenggalek Azankan Bayi Gelandangan yang Lahir di Teras

Oleh Dian Kurniawan pada 11 Agu 2017, 05:00 WIB
Diperbarui 11 Agu 2017, 05:00 WIB
Bupati Emil
Perbesar
Bupati Trenggalek azani bayi gelandangan yang lahir di teras. Foto: (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak menjenguk seorang bayi perempuan yang dilahirkan dari rahim gelandangan di teras rumah Tofa, di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung, Desa Karangsoko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

"Iya, kemarin saya sudah menjenguk si bayi dan ibunya RSUD dr Soedomo Trenggalek. Saya juga sempat mengazaninya," tuturnya kapada Liputan6.com melalui pesan singkat, Kamis (10/8/2017).

Dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan laboratorium, bayi tersebut sempat mengalami infeksi. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, saat ini kondisi sang bayi telah membaik.

"Kondisi ibunya (juga) sehat, dan sekarang dirawat di ruang khusus untuk pasien yang mengalami masalah kejiwaan," katanya.

Dia juga mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial setempat, aparat kepolisian, TNI, dan warga, dalam membantu penanganan seorang gelandangan yang melahirkan seorang diri.

"Terima kasih kepada perawat, dokter, dinas sosial, polisi, TNI dan semua pihak yang sudah bergerak cepat," ujarnya.

Seorang gelandangan ditemukan melahirkan bayi perempuan di teras rumah Tofa di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung, Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Selasa, 8 Agustus 2017.

Proses persalinan berlangsung secara mandiri oleh ibu bayi. Bahkan, warga baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar suara tangis bayi.

Gelandangan tersebut diketahui bernama Malikah, yang telah meninggalkan rumahnya di Magelang, Jawa Tengah, sejak 10 bulan lalu. Namun saat pergi dari rumah, dia tidak dalam kondisi hamil.