Tangisan Bayi di Pinggir Jalan Bikin Iba Pasutri

Oleh Mohamad Fahrul pada 10 Jun 2017, 15:00 WIB
Diperbarui 13 Jul 2017, 12:57 WIB
Bayi Dibuang

Liputan6.com, Sumenep - Pasangan suami istri asal Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menemukan bayi terbungkus selimut kuning di pinggir jalan pada Kamis malam, 8 Juni 2017. Bayi mungil berjenis laki-laki yang berada di bawah lampu penerangan jalan umum (PJU) akhirnya dibawa pulang ke rumah mereka untuk dirawat.

Penemuan bayi mungil berawal saat warga bernama Baisuni (45) dan istrinya Asniyah (34) sedang melintas di jalan Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, sekitar pukul 19.00 WIB. Setiba di jalan yang sedang rusak dia mengurangi laju kecepatan motornya. Setelah suara mesin kendaraannya pelan, tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi.

"Saya kira tangisan itu bukan bayi, tapi setelah berhenti anak saya ngotot menyuruh cari anak yang nangis. Akhirnya saya berhentikan motor dan meminta istri untuk mencari sumber tangisan bayi tersebut, dan ternyata benar ada bayi sedang tergelak di pinggir jalan," kata Baisuni, Jumat 9 Juni 2017.

Baisuni menjelaskan, bayi yang ditemukan masih dalam kondisi hidup. Di sampingnya terdapat peralatan serta kebutuhan bayi, di antaranya susu bubuk 1 kardus, air mineral 1 botol dan satu buah botol susu.

Tanpa menunggu lama bayi tersebut digendong dan dibawa dibawa pulang ke rumah saudaranya di Desa Kalebengan, Kecamatan Rubaru.

"Setelah banyak warga mengetahui kalau saya menemukan bayi, sontak warga di desa ini berdatangan untuk melihat bayi itu. Sampai waktu sahur masih banyak warga berdatangan ke rumah yang penasaran ingin tahu bayi yang saya temukan," ucap dia saat ditemui Liputan6.com.

Bahkan sampai keesekan hari warga hilir mudik mendatangi rumah Mariyam (50), saudara Baisuni yang mengasuh bayi mungil dan sehat dengan berat badan 3,1 kilogram itu. Sehingga Maryam akan merawat bayi yang ditemukan Baisuni seperti anaknya sendiri, maka apabila ada yang meminta bayi itu tidak akan diberikan, karena ia ingin merawat bayi itu sampai dewasa.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki dengan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi-saksi untuk dapat mengungkap pelaku pembuang bayi tersebut. Sehingga dalam penyelidikan nantinya bisa mengetahui motif yang menjadi penyebab bayi mungil itu ditinggal di pinggir jalan.

"Kalau dari hasil pemeriksaan tim medis bayi itu dibuang diperkirakan masih berumur delapan jam," ucap dia.