Menikmati Desir Angin Pagi dengan Paralayang di Pantai Duta

Oleh Dian Kurniawan pada 22 Apr 2017, 06:01 WIB
Diperbarui 22 Apr 2017, 06:01 WIB
Salam Pagi
Perbesar
Pantai Duta di Probolinggo, Jawa Timur, memiliki pesona daya ikat tersendiri bagi para wisatawan atau pegiat olahraga ekstrem paralayang. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Probolinggo - Pantai Duta di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, memiliki pesona daya ikat tersendiri bagi para wisatawan atau pegiat olahraga ekstrem paralayang. Terutama saat pagi yang cerah.

Olahraga paralayang yang biasanya berlangsung di dataran tinggi, kini bisa dinikmati di pantai. Para pengunjung Pantai Duta pun dibuat terkejut dengan percobaan terbang layang menggunakan motor dan parasut itu.

Agung Priadjatmiko, salah seorang warga Asabri, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengaku sangat tertantang untuk bisa terbang di Pantai Duta.

"Sebenarnya di mana pun bisa, asalkan ada embusan angin yang stabil. Di Pantai Duta ini, sangat memadai. Terutama dari faktor angin dan ada lokasi untuk landasan pacu," ucap dia, Selasa, 18 April 2017.

Pilot paramotor kawakan ini sangat tertarik untuk bisa terbang di Pantai Duta. Tujuannya, untuk menikmati keindahan pantai itu sendiri. Namun dari sudut pandang yang berbeda, yakni dari udara.

Awal mencoba, Agung mengalami sedikit kesulitan. Sebab, angin yang diperlukan untuk lepas landas, kurang kuat untuk mengembangkan parasutnya. Alhasil, ia harus bekerja keras mencoba. Bahkan, karena terus gagal mencoba, mesin paramotornya sempat mengalami gangguan.

Kerusakan terjadi pada tambang penarik untuk menghidupkan motor. Tambang tersebut putus, karena terlalu panas, saat digunakan untuk menghidupkan mesin.

"Tidak masalah, ini termasuk kerusakan kecil yang bisa diperbaiki," kata bapak tiga anak ini.

Pantai Duta di Probolinggo, Jawa Timur, memiliki pesona daya ikat tersendiri bagi para wisatawan atau pegiat olahraga ekstrem paralayang. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Akhirnya, Agung berhasil lepas landas, setelah mencoba beberapa kali. Pengunjung pun dibuat kagum, ketika melihat Agung melayang selama beberapa menit di udara Pantai Duta.

"Wah asyik juga sepertinya kalau bisa terbang dan melihat pantai ini dari atas," ujar salah satu pengunjung, Siti Soleha.

Sementara itu, animo masyarakat untuk datang ke Pantai Duta, semakin besar. Berdasarkan keterangan dari Abdul Aziz selaku pengelola Pantai Duta, Probolinggo, lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada akhir pekan, antara Jumat, Sabtu, dan Minggu.

"Di hari tersebut, biasanya mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 pengunjung. Dengan adanya paralayang ini, jika terus rutin dilakukan, bisa jadi makin mendongkrak kunjungan," Aziz memungkasi.