Baru Diresmikan, Taman Air Mancur Purwakarta Diberi Garis Polisi

Oleh Abramena pada 22 Feb 2017, 15:01 WIB
Diperbarui 22 Feb 2017, 15:01 WIB
Air Mancur Purwakarta
Perbesar
Air Mancur Purwakarta

Liputan6.com, Purwakarta - Baru juga diresmikan pekan lalu, Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja di Kompleks Situ Buleud Purwakarta dipasangi garis polisi. Garis polisi itu terpasang di pintu timur (pintu masuk) dan pintu barat (pintu keluar) destinasi wisata terbesar se-Asia Tenggara itu sejak Selasa, 21 Februari 2017.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pemasangan garis polisi oleh Polres Purwakarta karena disinyalir adanya unsur kelalaian dari pihak penyelenggara peresmian taman air mancur saat mengadakan acara peresmian pada Sabtu, 18 Februari 2017.

Kelalaian tersebut, dinilai polisi, menjadi penyebab kematian seorang pengunjung asal Gang Beringin Purwakarta. Padahal sebelumnya, dari hasil visum Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta, warga tersebut meninggal karena serangan jantung.

Akibat pemasangan garis polisi itu, warga Purwakarta mengaku kecewa. Mereka meminta polisi untuk kembali membukanya sesegera mungkin.

"Kok dikasih garis polisi, sih? Kami mau nonton air mancur nanti gimana? Ini kan sudah sore, kata Pak Bupati juga boleh masuk kan kalau sore?" kata Mimah (40), warga Nagri Kidul Purwakarta, saat berolahraga di Taman Sri Baduga, Rabu (22/2/2017).

Karyawan sebuah perusahaan swasta itu bahkan mengaku telah mengundang anggota keluarganya dari Bandung untuk menonton air mancur yang dilengkapi dengan aqua screen itu malam minggu nanti.

"Saya kan sering posting di Instagram. Nah, keluarga saya dari Bandung ingin nonton juga, sudah saya undang untuk datang sabtu ini," tutur Mimah.

Hal serupa juga datang dari Mastur (42), warga asal Karawang. Ia yang datang untuk memesan kamar hotel yang akan digunakan bagi keluarganya berakhir pekan di Purwakarta harus menahan kecewa karena saat melintas di Taman Sri Baduga karena garis polisi terpasang.

"Sudah booking kamar hotel barusan untuk dua keluarga. Satu keluarga saya di Karawang, satu lagi dari Cirebon. Lah, kok ini malah ada garis polisi, gimana ya? Semoga saja pemerintahan di sini ambil langkah," ujar dia.

Akibat pemasangan garis polisi itu, netizen ramai membicarakan di media sosial. Bahkan, masyarakat beramai-ramai membuat hashtag #BalikinAirmancurKami dan kini telah menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Antusiasme masyarakat dalam dan luar Purwakarta untuk menonton Air Mancur Taman Sri Baduga memang besar. Terbukti, tak kurang dari 50 ribu pengunjung hadir dalam acara peresmian Tahap III. Jumlah itu melebihi perkiraan panitia, yakni hanya sebesar 30 ribu pengunjung.