Setelah Bitung, Banjir Terjang Manado, Minahasa dan Tomohon

Oleh Yoseph Ikanubun pada 19 Feb 2017, 20:11 WIB

Liputan6.com, Manado - Sulawesi Utara atau Sulut kembali diterjang banjir dan longsor. Jika sebelumnya terjadi di Kota Bitung, hujan serta angin kencang sejak Minggu siang tadi menyebabkan bencana di tiga daerah sekaligus, yakni Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kota Tomohon.

Di Kabupaten Minahasa, sejumlah wilayah yang terendam banjir antara lain Kelurahan Tataaran II dan Patar, Kecamatan Tondano Selatan, Kecamatan Sonder, Kecamatan Kakas dan Kecamatan Remboken. Selain itu longsor menutupi ruas jalan yang menghubungkan Desa Leilem dan Sonder serta beberapa titik lainnya.

"Hujan deras sejak siang, akibatnya air langsung menggenangi rumah warga hingga beberapa ruas jalan. Aktivitas warga pun terhenti akibat kejadian tersebut," ucap Marcel Talokon, warga Kelurahan Tataaran II, Kabupaten Minahasa, Sulut, kepada Liputan6.com, Minggu (19/2/2017).

Tak hanya rumah warga yang terendam, ratusan hewan ternak warga di Sonder pun ikut terdampak banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Johanis Pesik mengatakan, ketika mendapat laporan pihaknya langsung turun ke lokasi-lokasi bersama pemerintah kecamatan maupun kelurahan dan desa.

Banjir dan longsor menerjang tiga wilayah di Sulut, yakni Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kota Tomohon. (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)

"Masih dalam pendataan. Sementara warga yang terdampak mengungsi ke daerah yang lebih tinggi," ujar Johanis.

Adapun Bupati Minahasa, Jantje W Sajow mengimbau kepada warga untuk dapat tetap waspada akan bencana tersebut. "Kami terus memantau situasi ini," ujar Jantje.

Dari Manado dilaporkan sejumlah kecamatan juga digenang air seperti Tuminting dan Bunaken. "Sejak siang air sudah mulai naik, bahkan hingga satu meter. Kami terpaksa pindahkan barang-barang ke lantai dua," kata Ahmad Hasan, warga Kelurahan Karangria, Kecamatan Tuminting.

Banjir dan longsor menerjang tiga wilayah di Sulut, yakni Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kota Tomohon. (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)

Sementara di Kota Tomohon, banjir kiriman dari Bukit Wawo menerjang beberapa kelurahan di Kecamatan Tomohon Selatan. "Sejauh ini belum ada korban jika. Tapi kami masih mengantisipasi jika curah hujan terus tinggi," tutur Kepala BPBD Kota Tomohon, Robby Kalangi.

Kepala BPBD Provinsi Sulut, Noldy Liow mengatakan, curah hujan yang tinggi sepanjang Minggu siang menyebabkan sedikitnya tiga daerah di Sulut dilanda bencana banjir dan longsor. "Laporan dari daerah-daerah memang digenangi banjir. Sebagian juga longsor. Kami masih mengalkulasi wilayah yang terdampak serta kerugian."

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video