Peringatan Hari Pers ala Kopral Besar Bagyo

Oleh Fajar Abrori pada 09 Feb 2017, 06:35 WIB
Diperbarui 09 Feb 2017, 06:35 WIB
Kopral Besar Bagyo
Perbesar
Aksi Kopral Besar Bagyo menyambut Hari Pers Nasional dan kampanye anti-hoax di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jateng. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Solo - Hari Pers Nasional dirayakan setiap 9 Februari. Kopral Kepala (Purn) Partika Subagyo Lelono, atau akrab disapa Kopral Besar Bagyo, memiliki cara unik untuk memperingatinya.

Kopral Besar Bagyo mengawali aksi dengan mengarak wartawan senior di Solo bernama Tok Suwarto (68) menggunakan becak. Ia pun tak lupa menampilkan aksi koprol di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 8 Februari 2017.

Kopral Bagyo menarik sendiri becak yang dinaiki wartawan senior yang telah menekuni dunia jurnalistik selama 44 tahun itu.

Dalam aksi tersebut, Kopral Besar Bagyo membawa berbagai poster yang bertuliskan, "Dirgahayu Pers 09-02-2017 ‎Waspada Jangan Percaya Berita Bohong", "Tanpa Berita Dunia Tak Bicara Ikuti Berita Dari Ahlinya", "Awas Berita Hoax/Bohong Perusak Persatuan Bangsa". Tak hanya itu, bendera Merah Putih juga ikut dibawa dalam aksi nyentrik tersebut.

Iring-iringan becak tersebut mulai berjalan dari Mapolres Solo hingga plasa Taman Air Mancur di kawasan Stadion Manahan, Solo. Kopral Besar Bagyo selama menarik becak hingga ke lokasi ‎selalu meneriakkan yel-yel "Jangan percaya hoax".

Aksi unik Kopral Besar Bagyo pun menjadi pusat perhatian para pengguna jalan yang sedang melintasi kawasan Plasa Manahan. Bahkan, satu mobil patroli yang membawa polisi ikut berhenti. Mereka pun ikut bergabung dalam aksi memperingati Hari Pers Nasional.

Setelah‎ menyalami selamat Hari Pers kepada para awak media, selanjutnya Kopral Besar Bagyo menggendong wartawan senior tersebut. Lantas, sang kopral pun langsung koprol mengelilingi kolam air mancur di Plasa Manahan. Dalam aksi tersebut, pensiunan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta dikawal dua polisi.

Aksi Kopral Besar Bagyo menyambut Hari Pers Nasional dan kampanye anti-hoax di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jateng. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Tak puas dengan aksi koprol, Kopral Besar Bagyo melanjutkan dengan aksi mencebur ke kolam air mancur. Sambil membawa bendera Merah Putih dan poster, ia pun mengibarkannya yang menjadi pusat perhatian masyarakat.

Tak pelak, banyak warga dan pelajar yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Terutama untuk mengabadikan momen langka tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kopral Besar Bagyo mengatakan untuk memperingati Hari Pers Nasional, pihaknya menggelar kampanye kepada masyarakat umum supaya tidak percaya terhadap hoax. Sebab, saat ini penyebaran hoax atau berita bohong melalui media sosial cukup marak.

"Dalam peringatan Hari Pers ini, saya mengimbau supaya jangan percaya begitu saja kepada hoax atau berita bohong. Jangan percaya akun abal-abal. Ikutilah berita dari sumbernya, yaitu pers," kata dia.

Sementara itu, wartawan senior yang bertugas di Solo, Tok Suwarto, mengaku kaget dan surprise dengan peringatan Hari Pers yang disuguhkan Kopral Bagyo. "Saya perlu memberikan apresiasi kepada orang luar yang memberikan apresiasi kepada dunia jurnalistik," ujar dia.

Aksi Kopral Besar Bagyo menyambut Hari Pers Nasional dan kampanye anti-hoax di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jateng. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Dia pun mengaku setuju dengan kampanye yang digemborkan Kopral Besar Bagyo terkait berbahayanya hoax. Ia pun menyadari bahwa hoax juga merupakan salah satu berita, tapi terkait kebenarannya yang menjadi tanda tanya.

"‎Yang namanya menangkap informasi, masyarakat harus cerdas karena saat ini banyak sekali berita-berita yang muncul dari socmed (social media)," Tok Suwarto memungkasi.