Saingi Hoax, Ulama Jateng Diimbau Rajin Dakwah di Medsos

Oleh Fajar Eko Nugroho pada 13 Des 2016, 15:31 WIB
Diperbarui 13 Des 2016, 15:31 WIB
Jangan Percaya, Polisi Internet Sadap Percakapan Online Cuma Hoax
Perbesar
Ilustrasi hoax.

Liputan6.com, Brebes - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Provinsi Jawa Tengah KH Sam’ani S mengajak kepada para Dai untuk menyebarkan dakwahnya tidak hanya secara lisan, tapi juga tulisan.

Bahkan, dakwah tulisan diminta tidak kalah cepat dengan status maupun berita-berita hoax yang wara-wiri di dunia maya.

"Kita jangan sampai kalah cepat dalam berdakwah lewat tulisan," kata Sam’ani, ulama muda asal Pekalongan saat mengisi Pendidikan Kader Dai (PKD) PC LDNU Kabupaten Brebes, di Gedung NU, Senin, 12 Desember 2016.

Sam’ani melihat, dakwah yang dilakukan para dai daiyah NU masih berkutat dengan metode ceramah. Ceramah tersebut lebih banyak diwarnai banyolan meski masih banyak yang suka. Padahal, tradisi tokoh NU zaman dahulu adalah menyesuaikan dakwah dengan kondisi masyarakat.

Ia juga mengingatkan saat berdakwah tidak boleh disampaikan dengan keras agar nilai yang disampaikan bisa diterima dengan lapang dada. Jika dilakukan, ia khawatir bukan simpati yang didapat melainkan antipati.

"Berdakwah itu, alangkah indahnya dengan kasih sayang, bukan revolusi tapi evolusi," ujar Sam'ani

Ia juga mengkritik para dai yang minim perbendaharaan ilmu, termasuk banyaknya dai yang berbekal dari sekaadar melihat televisi dan berselancar di internet. Mereka dari kalangan itu diingatkan untuk terus belajar dan membekali diri dengan ilmu mumpuni.

Sementara itu, Ketua LDNU Kabupaten Brebes KH Agus Mudrik Khaelani Al Hafidz menjelaskan, Pendidikan Kader Da’I (PKD) tingkat Kabupaten Brebes digelar selama dua hari. PKD bertujuan untuk memperluas wawasan dan cakarawala pemikiran serta memenuhi dai daiyah diberbagai daerah yang membutuhkan.

"Boleh dibilang, NU gudangnya dai daiyah, tetapi perlu dididik lebih lanjut agar dalam penyampaian dakwah selalu rahmatan lil alamin," ujar dia.

PKD, kata Gus Mudrik, diikuti 150 orang peserta dari perwakilan 17 PAC LDNU. PKD ini mengangkat tema Optimalisasi Peran Dai NU dalam pemantapan Ahlussunah Waljamaah dan peningkatan spiritualitas para Dai NU di Kabupaten Brebes.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya