'The Power of Emak', Cerita Ibu-Ibu Dicegat Polisi

Oleh Edhie Prayitno Ige pada 01 Des 2016, 15:00 WIB
Diperbarui 01 Des 2016, 15:00 WIB
power emak
Perbesar
Erna Kurniati menceramahi polisi yang menilangnya tentang helm SNI

Liputan6.com, Semarang Operasi Zebra di seluruh Indonesia menyisakan berbagai kisah. Mulai dari ketakutan terkena tilang, hingga perlawanan dan ceramah dari pengendara. Ada juga kisah lucu. 

Seperti terjadi di Jalan Pemuda Muntilan, Jawa Tengah. Peran utama kisah ini adalah Erna Kurniawati, warga dusun Ngemplak desa Gondosuli, Muntilan. Ia dihentikan polisi lalu lintas saat hendak mengantar anaknya yang masih kelas lima.

Ketika melewati traffict light Tugu Besi Muntilan, ia berhenti karena lampu menyala merah. Kejadian pada Selasa 29 November 2016 jam 06.45.

"Saya pede saja, wong sepeda motor saya lengkap, helm juga SNI. Tapi karena dihentikan, saya nurut saja," kata Erna Kurniawati, Kamis (1/12/2016) kepada Liputan6.com

Awalnya polisi hanya memeriksa surat-suratnya, namun kemudian berkembang menyoal anaknya yang masih kecil karena tak mengenakan helm. Tak cukup sampai di situ, polisi kemudian mempersoalkan helm yang dikenakan Erna dan disebut tidak sesuai standart SNI.

"Saya oke saja ditilang. Karena memang anak saya tak berhelm. Tapi sesudah itu saya kemudian protes. Terutama mengenai jam operasi dan kesalahan yang tak saya lakukan," kata Erna.

Tak disangka, ternyata saat Erna protes itu salah satu polisi merekamnya dengan ponsel. Video protes Erna kemudian diunggah ke media sosial dan akhirnya menjadi viral.

Dalam video itu Erna meminta agar kewajiban anak-anak harus berhelm disosialisasikan. Ketika dipersoalkan helm yang dikenakannya tidak sesuai standart SNI, Erna langsung ngomel-ngomel.

"Kalau pemakai dan penjual ya nggak salah. Apalagi sudah ada stiker SNI. Kalau memang dianggap tidak sesuai SNI, tutup saja pabriknya," kata Erna.

Dalam video itu juga dia minta agar polisi menggelar operasi dengan timing yang tepat. Karena ketika digelar pada jam sibuk berangkat sekolah, yang terjadi justru kepanikan dan suara tangisan anak.

Video itu diunggah ke akun media sosial FB juga oleh teman Erna dengan nama Hamy Soebagyo Jr. Tak pelak video yang diberi judul "The Power of Emak-Emak"  ini menjadi viral.

Mayoritas netizen memuji Erna karena bertindak sportif. Mengomel dan memberi masukan tanpa emosi, bahkan meminta ditilang jika melanggar.

"Usai ditilang saya sempat ditanya punya kenalan polisi di Polsek Muntilan nggak, saya jawab banyak. Sempat hendak dibatalkan tilangnya, trus saya bilang, kalau begitu caranya perbaikan hukum nggak akan ada. Salah ya konsekuen. Haru mau ditilang," kata Erna kepada Liputan6.com.