Peserta Pameran Benda Pusaka Meninggal Misterius di Ranjang Hotel

Oleh Yuliardi Hardjo Putro pada 24 Nov 2016, 13:00 WIB
Diperbarui 24 Nov 2016, 13:00 WIB

Liputan6.com, Bengkulu - Seorang penjaga museum Adityawarman Padang Sumatra Barat bernama Asril (55) ditemukan meninggal dunia pada Kamis 24 November 2016 di dalam kamar 108 Hotel Dona Motor Bengkulu.

Korban yang datang ke Bengkulu untuk mengikuti kegiatan pameran benda pusaka dan senjata tradisional di Museum Negeri Bengkulu itu, saat ditemukan masih menggunakan baju lengkap dan dalam posisi tertidur miring di atas kasur seorang diri.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Eka Chandra mengatakan, dari identitas yang dikantongi, korban merupakan PNS di Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Museum Adityawarman Padang dan beralamat di Teluk Belibi Kelurahan Bunga kecamatan Lubu Lenang, Pariaman Sumatra Barat.

Pihaknya sudah memeriksa satu orang saksi atas nama Cipto Burhan (38) sopir kendaraan kantor yang membawa rombongan dan peralatan untuk dipamerkan di museum Bengkulu pada hari ini.

"Menurut saksi yang kami periksa, dia bersama korban masih ngobrol hingga pukul 23.00 WIB tadi malam," ujar Eka di Bengkulu (24/11/2016).

Pada pukul 05.15 WIB, saksi sempat menggedor kamar korban untuk membangunkannya melaksanakan salat subuh. Tetapi tidak ada jawaban dari dalam kamar. Pukul 07.00 WIB dia kembali menggedor pintu kamar, tetap tidak ada jawaban.

Saksi Cipto lalu menghubungi resepsionis hotel dan meminta membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan. Saat dibuka, ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Polda untuk dilakukan visum et repertum.

"Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, dugaan sementara, korban terkena serangan jantung," kata Eka Chandra.