Kapal Terbakar, Penumpang Ceburkan Diri ke Sungai Kapuas

Oleh Aceng Mukaram pada 12 Nov 2016, 23:05 WIB
Diperbarui 12 Nov 2016, 23:05 WIB

Liputan6.com, Kubu Raya, Kalbar - Widiyanto panik. Ia melihat kobaran api kebakaran sebuah kapal motor di Sungai Kapuas. Tepat di perairan Sungai Kapuas, Desa Sungai Asam Parit Mutiara, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), kapal motor terbakar.

Warga setempat itu menuturkan, kapal motor ini setiap harinya melayani rute Pontianak-Radak, sebuah daerah di Kabupaten Kubu Raya. Namun, kapal motor yang mengangkut penumpang dan kendaraan roda dua ini terbakar.

"Menurut info yang saya dapat sebabnya adalah sepeda motor yang terbakar karena dekat dengan knalpot kap motor air. Sepeda motor terbakar lalu meledak dan menyambar bensin bawaan. Ada kurang lebih delapan sampai 10 unit motor terbakar hangus," ucap Widiyanto di lokasi kejadian, Sabtu (12/11/2016).

Ia menjelaskan, Kapal Motor Usaha Baru terbakar dengan cepat. Namun, warga sekitar bahu-membahu berupaya menolong dengan alat seadanya berupa ember dan tangan kosong.

Widiyanto menuturkan, seluruh penumpang dipastikan selamat. Sebab, para penumpang menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Kapuas.

Warga membantu evakuasi korban kapal motor yang terbakar di Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: Widiyanto warga setempat/Raden AMP)

"Namun, barang-barang bawaan penumpang termasuk 10 unit sepeda motor tidak bisa diselamatkan, semua tinggal kerangka," ia menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Komisaris Besar Suhadi SW mengatakan, penyebab kebakaran kapal motor ini diduga dari sepeda motor yang diletakkan di atas dek kapal.

"Dekat knalpot kapal, sehingga lama-kelamaan panas, terbakar dan meledak. Kemudian menyambar bensin bawaan yang ada dalam Kapal Motor Usaha Baru," ujar Suhadi.

Warga membantu evakuasi korban kapal motor yang terbakar di Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: Widiyanto warga setempat/Raden AMP)

Sejauh ini, polisi belum bisa merinci seluruh kerugian yang diderita para penumpang, termasuk pemilik kapal dan jumlah penumpang kapal. Terpenting, menurut dia, terpenting para penumpang selamat, walaupun menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Kapuas.

"Yang jelas pihak kepolisian berterima kasih atas kesigapan warga desa, termasuk dalam membantu korban musibah kapal motor terbakar," juru bicara Polda Kalbar itu memungkasi.