Dihantam Gelombang, 34 Penumpang Kapal di Riau Nyaris Celaka

Oleh Ajang Nurdin pada 02 Okt 2016, 06:39 WIB
Diperbarui 02 Okt 2016, 06:39 WIB
20151220-Ilustrasi Kapal Tenggelam-AFP
Perbesar
Ilustrasi kapal tenggelam (AFP Photo)

Liputan6.com, Batam - Kapal penumpang Speed Boat (SB) Kurnia Jaya dari Pulau Moro tujuan Tanjung Pinang dihantam ombak di perairan Pulau Rempang Galang Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Kepulauan Riau Abdul Hamid mengatakan, kecelakaan kapal terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Diduga kapal dihempas gelombang tinggi, yang mengakibatkan kapal bagian depan pecah.

"Kita telah menyiagakan satu tim rescuer yang terdiri dari lima orang dan satu unit kapal SAR dengan ABK 12 orang. Itu sudah kita siaga untuk bergerak," ujar Hamid, saat di konfirmasi Liputan6.com, Kepulauan Riau, Sabtu 1 Oktober 2016.

Namun, Hamid menjelaskan, 29 penumpang dan lima anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri, dengan melakukan pelabuhan darurat di Tanjung Kelingking, Pulau Rempang Galang.

"Jumlah penumpang 29 orang, ABK lima termasuk nahkoda. Saat ini seluruh penumpang dalam keadaan selamat," tegas Hamid.

Hamid memaparkan, kronologi peristiwa tersebut bermula saat Speed Boat (SB) Kurnia Jaya bertolak dari Pulau Moro menuju Tanjung Pinang.

Sekitar pukul 10.00 WIB, SB Karunia Jaya dihantam gelombang dari haluan di sekitar perairan Pulau Rempang Galang, yang mengakibatkan kaca depan pecah. Selanjutnya kapal berlindung di pulau terdekat di Tanjung Kelingking, sebelah barat Pulau Rempang Galang.

"Kita tetap menyiagakan personel dan sampai benar-benar speed boat tersebut tiba dengan selamat di tempat tujuannya di Tanjung Pinang. Kita masih memonitor ke pihak agen dan nahkoda speed boat," pungkas Hamid.