Si Cantik Kaki Membusuk Terlunta-lunta di Bekas Hutan Terbakar

Oleh Aceng Mukaram pada 09 Sep 2016, 13:02 WIB
Diperbarui 09 Sep 2016, 13:02 WIB
Si Cantik Kaki Membusuk Terlunta-lunta di Bekas Hutan Terbakar
Perbesar
Si Cantik ditemukan tertimpa kayu dan kaki membengkak. (dok. Yayasan IAR Indonesia)

Liputan6.com, Ketapang - Yayasan International Animal Rescue (IAR) Indonesia menerima satu bayi orang utan dari warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Orang utan berjenis kelamin betina itu berusia sekitar 3 tahun.

Ia ditemukan oleh warga Sungai Awan Kiri, Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, saat sedang memancing bersama adiknya di daerah Parit Timur, Desa Sukamaju, Kabupaten Ketapang, tidak jauh dari lokasi Pusat Penyelamatan dan Konservasi Orangutan Yayasan IAR Indonesia.

"Saya menemukan dia (orang utan) di tanah dengan kondisi tertimpa kayu dan kakinya bengkak," ujar Doni, warga tersebut, di kantor Yayasan IAR Indonesia di Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang, Kamis, 8 September 2016.

Menurut Doni, orangutan itu ditemukan terlunta-lunta di lokasi bekas hutan terbakar. Ia menyerahkan orangutan ini karena mengetahui orangutan merupakan satwa yang dilindungi.

Kondisi orangutan yang dinamai Cantik itu cukup memprihatinkan. Tubuhnya kurus kering dan luka di kakinya mulai membusuk. Si Cantik langsung diterima Manager Animal Care Yayasan IAR Indonesia, Ayu Budi Handayani.

"Beratnya cuma 3,7 kilogram. Sangat kurang untuk ukuran orangutan dengan usia 3 tahun," ujar Ayu. Saat ini, Cantik dirawat intensif dan dimonitor selama 24 jam oleh tim medis Yayasan IAR Indonesia.