Gunungkidul Gelar Upacara HUT RI di Tengah Laut, Siapa Tertarik?

Oleh Switzy Sabandar pada 15 Agu 2016, 12:37 WIB
Diperbarui 15 Agu 2016, 12:37 WIB
Yusron Fahmi/Liputan6.com
Perbesar
Pantai Baron (Gunungkidulkab.go.id)

Liputan6.com, Gunungkidul - SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul kembali menggelar upacara bendera memperingati HUT RI 17 Agustus di tengah laut di Pantai Baron Gunungkidul. Upacara yang digelar sekitar 200 m di tengah laut itu sudah memasuki tahun keempat.

"Kami melakukan upacara di tengah laut untuk mengingat para pahlawan yang berjuang memperebutkan kemerdekaan tidak hanya di darat tetapi juga di perairan," ujar Marjono, Koordinator SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul, Minggu, 14 Agustus 2016.

Menurut dia, upacara di tengah laut disambut masyarakat dengan antusias. Terbukti, jumlah peserta bertambah setiap tahun.

Pada 2013, sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan itu karena masih bersifat internal. Jumlah peserta meningkat menjadi 200 orang pada 2014 karena mulai melibatkan unsur luar SAR dan pada 2015 meningkat lagi menjadi 400 peserta.

"Tahun ini, kami berharap ada 500 peserta yang akan mengikuti kegiatan ini," ucap Marjono.

Ia menguraikan unsur yang terlibat dalam upacara ini adalah SAR, nelayan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Relawan se-DIY, warga BASARNAS, Polair, Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan, Pemda, BPBD DIY, dan BPBD Gunungkidul.

Marjono menerangkan, pasukan pengibar bendera akan terdiri dari barisan berjumlah 17, 8, dan 45 orang. Seluruh peserta wajib menggunakan pelampung.

"Hanya saja untuk pengibar bendera petugasnya menggunakan kapal nelayan, sebab lokasinya 200 meter dari pantai," jelas dia.

Bagi yang tertarik menjadi pasukan pengibar bendera, kata dia, wajib mengenakan pelampung, mengisi surat pernyataan tidak akan menuntut apapun apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan mengikuti technical meeting pada pukul 08.30 WIB pada 17 Agustus 2016.

"Upacara dimulai pukul 09.30 WIB," kata Marjono.

Marjono menjelaskan peserta upacara yakni SAR, nelayan, kelompok sadar wisata dan relawan termasuk masyarakat umum. Ia menuturkan, bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara di tengah laut dapat menghubungi 081326906225 (Agus).

Marjono mengatakan, peserta upacara mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera di Pantai Baron dari awal hingga selesai dengan syarat, mendaftar sebagai peserta upacara dan mengisi formulir registrasi ulang. Mereka juga diwajibkan mengikuti pembekalan dua jam sebelum upacara dimulai.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Nugrah Trihadi secara terpisah meminta pada panitia dan semua peserta untuk mempersiapkan kegiatan secara matang sehingga berjalan lancar.

"Tentu saja sikap hati-hati mutlak diperlukan. Jangan sampai acara itu justru menjadi musibah. Karena tantangan di tengah laut lebih berat," kata dia.