2 Kelurahan di Garut Terendam Air Sungai Cibeulik

Oleh Liputan6 pada 30 Jun 2016, 06:33 WIB
Diperbarui 30 Jun 2016, 06:33 WIB
Banjir Garut
Perbesar
Banjir Garut sebabkan 1 warga hilang terseret banjir. Sementara itu, KNKT selidiki penyebab tenggelamnya KMP Rafelia 2.

Liputan6.com, Garut - Ratusan rumah penduduk di kawasan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terendam banjir setelah hujan deras yang berlangsung lama melanda kota itu, Rabu malam, 29 Juni 2016.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut TB Agus Sofyan mengatakan banjir setinggi sekitar 50 cm itu melanda dua kelurahan, Kecamatan Garut Kota.

"Rumah yang dilanda bencana banjir diperkirakan ada 150-an rumah di Kelurahan Regol dan Kelurahan Ciwalen," kata Agus, dilansir Antara.

Berdasarkan hasil peninjauan petugas lapangan BPBD, ia menyampaikan banjir tersebut akibat luapan air Sungai Cibeulik. Ia juga mengatakan belum ada pendataan terkait daerah lain yang dilanda banjir luapan sungai itu.

"Info detail, kami belum bisa menginformasikan karena pendataan belum dilakukan," ucap dia.

Untuk menanggulangi banjir tersebut, petugas BPBD menyedot air di wilayah pemukiman penduduk dua kelurahan itu. "Saat ini masih dilakukan upaya penyedotan air banjir di wilayah Regol," kata Agus.

Ia mengungkapkan daerah Garut Kota itu merupakan kawasan langganan banjir ketika terjadi hujan deras di hulu sungai atau di kota. Sementara warga yang rumahnya tergenang banjir, kata Agus, masih bertahan di rumahnya masing-masing.

"Tidak ada yang diungsikan, warga justru sibuk menyelamatkan barang-barang rumah tangganya," kata Agus.