Jelang Libur Paskah Tiket KA Jawa Timur Ludes

Oleh Dhimas Prasaja pada 24 Mar 2016, 11:45 WIB
Diperbarui 24 Mar 2016, 11:45 WIB
PT KAI Tambah Tiket Kereta Api Tambahan untuk 15 Kereta Ini
Perbesar
15 kereta ini ditambahkan oleh PT KAI dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri.

Liputan6.com, Surabaya - Permintaan layanan transportasi kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya melonjak seiring libur panjang pada 25 - 27 Maret 2016 terkait peringatan Wafat Isa Almasih. PT KAI Daop akan mengoperasikan kereta seoptimal mungkin.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, mengatakan bahwa kondisi okupansi ketersediaan tiket di wilayahnya diperkirakan akan mencapai rata-rata 90 persen.

Berdasarkan data KAI tanggal 23 Maret 2016, seluruh perjalanan KA dari Surabaya/Malang menuju Bandung pada 24 Maret 2016 dan 27 Maret 2016 telah habis terjual.

"Kecuali KA Argo Wilis yang tinggal 5 persen lagi," kata Suprapto di Surabaya, Kamis (24/3/2016).

Kereta Api yang tiketnya telah habis terjual tersebut antara lain KA Turangga, KA Mutiara Selatan, KA Harina, KA Pasundan dan KA Malabar.

"Kalau untuk okupansinya sementara untuk tanggal 25 dan 26 Maret 2016, okupansinya berkisar 70 sampai 85 persen," ujar Suprapto.

Tiket seluruh perjalanan KA dari Surabaya menuju Jakarta juga telah habis untuk 27 Maret 2016. Adapun untuk tiket tanggal 24 Maret pemberangkatan pagi, 25 dan 26 Maret 2016, okupansinya berkisar antara 70 - 90 persen.

Kereta Api dari Jakarta-Bandung dengan tujuan akhir Surabaya/Malang pada 24 Maret 2016, ujar Suprapto, tiketnya telah habis terjual.

"Jadi dipastikan pada esok hari, wilayah Surabaya dan Malang akan mulai dibanjiri masyarakat yang mau berlibur long weekend," kata Suprapto.

Dia menambahkan moda transportasi yang juga menjadi favorit bagi masyarakat untuk bepergian adalah KA-KA ekonomi jenis subsidi (PSO).

"Seperti Kereta Api Gayabaru malam dari Surabaya tujuan Jakarta, tiketnya telah habis dari tanggal 21 sampai 27 Maret 2016," kata Suprapto.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya