Pemilihan Ketua RT di Barito Lebih Meriah Dibanding Pilgub

Oleh Liputan6 pada 22 Feb 2016, 08:34 WIB
Diperbarui 22 Feb 2016, 08:34 WIB
Perbesar
Kabut asap menyelimuti jembatan KH Hasan Basri Muara Teweh, Barito Utara, Kalteng. Gangguan kabut asap di Kalimantan Tengah semakin parah, bahkan sempat mengganggu aktivitas penerbangan.(Antara)

Liputan6.com, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menggelar pesta demokrasi rakyat untuk memilih langsung ketua dan wakil ketua rukun tetangga 10/RW 03 Jalan Meranti Muara Teweh, Minggu 21 Februari 2016.

Pemilihan itu diikuti empat pasangan calon yaitu pasangan calon nomor 1 Sarpana-Asran, nomor 2 Tato Susanto-Yulianson, nomor 3 Yanho-Iberamsyah dan nomor 4 Herman Efendi-Juriansyah dengan disaksikan Lurah Lanjas, Tri Winarsih.

Warga menggunakan dana swadaya masyarakat dan dibantu para donator yang tidak mengikat. Untuk menarik para pemilih, panitia pelaksana pemilihan RT menyediakan doorprize dalam pemilihan ketua RT ini.

Lurah Tri Winarsih mengapresiasi kegiatan pemilihan Ketua RT 10 itu. Hal itu membuktikan dukungan warga terhadap lingkungan sangat besar.

"Kehadiran warga lebih antusias bahkan lebih dari pemilihan gubernur kemarin. Hal ini mungkin karena pemilihan ketua RT akan dirasakan langsung warga lima tahun ke depan," kata Lurah Lanjas yang akrab disapa Neneng ini, seperti dilansir Antara, Minggu 21 Februari 2016.

 



Dia mengatakan, siapa pun nanti yang terpilih melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, minimal mempertahankan yang sudah baik sekarang dan akan lebih ditingkatkan. Neneng juga meminta warga di RT 10 mendukung Ketua RT 10 terpilih, mengingat semua pasangan calon merupakan orang-orang yang jiwa sosialnya tinggi.

"Seperti kita ketahui, menjadi seorang ketua RT, butuh jiwa sosial yang tinggi karana pemilihan ketua RT ini tidak mempunyai gaji. Hanya diberikan insentif setiap bulan," kata Neneng.

Melalui pemilihan ketua RT itu, dia meminta pemerintah kabupaten meningkatkan insentif bagi ketua RT. Ia beralasan RT berperan sangat penting untuk melayani masyarakat dam lingkungan sekitar.

"Kalau bisa nanti kita usulkan insentif atau honor ketua RT lebih ditingkatkan untuk menghargai jasa mereka dalam mengayomi lingkungan. Siapapun yang terpilih, kita harap didukung warga karena ini merupakan hasil dari pemilihan mereka yang dilakukan secara langsung, jujur dan demokrasi," kata dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Barito Utara Abri mengatakan pemilihan ketua RT yang dilaksanakan mencerminkan pelaksanaan demokrasi paling bawah.

"Saya berharap kinerja RT dan RW baru lebih maksimal dan lebih kepada mementingkan pemberdayaan masyarakat. Utamanya mendukung program-program Kelurahan Lanjas dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara," kata Abri yang juga warga RT 10 usai mengikuti pemilihan ketua RT.

Usai perhitungan suara, pasangan calon nomor 1 Sarpana-Asran memperoleh 89 suara, nomor 2 Tato Susanto-Yulianson memperoleh 209 suara, nomor 3 Yanho-Iberamsyah memperoleh 119 suara dan nomor 4 Herman Efendi-Juriansyah memperoleh 52 suara. Jumlah suara sah 469 suara, suara tidak sah 5 suara, jumlah suara 474 suara.

Pemilihan ketua RT secara langsung ini dilakukan pertama kali oleh RT 05 Kelurahan Lanjas Jalan Langsat pada 6 Juli 2013 lalu.