Jembatan Gantung di Muara Enim Putus, 3 Warga Terluka

Oleh Raden Fajar pada 22 Jan 2016, 16:40 WIB
Diperbarui 22 Jan 2016, 16:40 WIB
Jembatan Gantung di Muara Enim Putus, 3 Warga Terluka
Perbesar
Perbaikan jembatan menunggu normalnya debit air Sungai Lematang.

Liputan6.com, Palembang - Jembatan gantung di Desa Belimbing, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, putus akibat diterjang luapan air Sungai Lematang. Akibat kejadian itu, aktifitas warga terganggu karena jembatan tidak bisa dilewati dan nyaris memakan korban jiwa.

Salah satunya Novan (25). Pemuda setempat itu hendak pulang dari berkebun bersama 2 kawannya saat jembatan gantung itu tiba-tiba putus. Ia nyaris tidak selamat jika warga terlambat menolongnya menggunakan perahu.

"Saat ditolong, dia sudah lemas dan muntah-muntah karena banyak terminum air," ujar Sutarman, ayah dari Novan.


Kepala Desa (Kades) Belimbing, Suardi mengatakan, luapan air muncul sejak sepekan terakhir. Debit makin tinggi hingga akhirnya menerjang jembatan dengan panjang 200 meter sejak Minggu, 17 Januari 2016.
 
Pihaknya masih menunggu perbaikan jembatan dari Pemkab Muara Enim agar akses masyarakat yang membawa hasil panennya dari kebun tidak terganggu. "Kami sudah sampaikan. Sekarang masih menunggu tindaklanjut," ujar Suardi.

Kepala Dinas PU Bina Marga Muara Enim Ahmad Yani Heriyanto, saat dikonfirmasi, berjanji akan segera memperbaiki jembatan tersebut. "Saat ini, kita masih menunggu normalnya debit air Sungai Lematang yang meluap akibat hujan deras," kata Yani.