Gubernur Bali: Pernikahan Sesama Jenis Itu Aib, Kita Akan Tegur

Oleh Putu Merta Surya PutraDewi Divianta pada 16 Sep 2015, 14:47 WIB
Diperbarui 16 Sep 2015, 14:47 WIB
20150915-Pernikahan Sejenis-Bali
Perbesar
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Denpasar - ‎Jagad maya gempar dengan beredarnya berita dan foto pernikahan sesama jenis di Bali. Foto itu menggambarkan prosesi pernikahan antara lain sungkeman, ucap janji nikah dan ungkapan kasih sayang dengan menempelkan kedua dahi sambil berpegangan tangan.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan pernikahan sesama jenis tak pantas dilakukan apalagi sampai diihadiri oleh pemangku agama Hindu.

"Menurut agama Hindu dilarang. Itu aib, kita akan tegur‎," kata Pastika di kantor Gubernur Bali, Rabu (16/9/2015).

Dia mengaku geram dengan isu pernikahan sesama jenis yang diduga digelar di sebuah vila di Kabupaten Karangasem itu. "Kasih tahu tempat jelasnya. Kita tanyakan ke Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP),"‎ kata mantan Kapolda Bali itu.

I Wayan Karmini, warga Denpasar, mengaku kecewa dengan pernikahan sesama jenis tersebut. Menurut dia, pernikahan itu bisa merusak citra Bali.

"Jangan rusak citra Bali dengan perbuatan yang memalukan," ucapan Karmini.

Sementara itu anggota DPR Komisi VIII DPR RI, Arzetti Bilbina mengatakan hal itu perlu dibuktikan dulu kebenarannya, serta sah atau tidak pernikahan tersebut.

"Atau itu hanya gaya-gayaan di sosmed. Atau sekadar bercandaan. Faktanya ditelusuri dulu," ujar Arzetti kepada Liputan6.com.

Bukan hanya itu saja, politikus PKB itu juga menghargai pasangan pengantin sejenis yang bernama Tio Mulya dan Joe Tully itu. Meski demikian, menurut dia hal itu melanggar undang-undang di Indonesia seperti yang terlampir dalam UU Nomor 11 Tahun 1974 tentang pernikahan.

"Kita menghargai orang. Tapi kalau kultur kita kan enggak seperti itu. Undang-undang kita juga tidak mengatur itu (pernikahan sejenis) diperbolehkan," tandas Arzetti.

Kabar pernikahan antara pria warga negara asing dan warga Indonesia itu menyebar cepat melalui media sosial. Kabar itu berawal dari postingan di sebuah akun Facebook Ali Subandoro yang menandai akun Tico Mulya dan Joe Tully. Saat ditelusuri kembali, akun-akun itu sudah dihapus. (Hmb/Bob)