Polisi Prediksi Arus Balik Lebaran Terjadi pada 16 - 24 Mei

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2021, 13:20 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 13:20 WIB
Polisi Putar Balikkan Kendaraan yang Nekat Mudik di Gerbang Tol Cikupa
Perbesar
Petugas memberhentikan sebuah mobil saat penyekatan larangan mudik lebaran di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (6/5/2021). Penyekatan dilakukan seiring telah diberlakukan larangan mudik Lebaran mulai dari 6 hingga 17 Mei 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memprediksi arus balik mudik lebaran masyarakat kembali ke Jakarta terjadi pada Minggu, 16 Mei 2021. Dia berharap pada arus balik mudik kali berjalan lancar.

"Arus balik tanggal 16 Mei, hari Minggu sudah ada, sampai tanggal 24 selama 1 minggu. Ini mudah-mudahan mereka kembalinya tidak bersamaan sehingga kemudian tidak timbul kemacetan," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).

Sedangkan terkait waktu prediksi arus balik dengan gelaran operasi Ketupat Jaya yang berakhir pada 17 Mei 2021 nanti. Sambodo menjelaskan jajarannya memiliki dua opsi yaitu perpanjang waktu operasi Ketupat Jaya atau tetap melakukan operasi rutin yang ditingkatkan.

"Ada opsi sedang diatur apakah ada kemungkinan operasi Ketupat Jaya diperpanjang, atau operasi Ketupat sampai 17 Mei nanti, dari 17 sampai 24 Mei kita menggunakan kegiatan rutin yang ditingkatkan," terangnya.

 

2 dari 3 halaman

Masih Ada Pos Penyekatan Keluar

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan walau besok sudah Hari Raya Idul Fitri pendirian pos penyekatan larangan mudik tetap diberlakukan hingga 17 Mei. Hal itu menyusul antisipasi keberangkatan pemudik yang dilakukan selepas Salat Idul Fitri.

"Ada (pos penyekatan), Sampai tanggal 17 Mei kita masih tetap menyekat keluar karena diperkirakan tanggal 17 yang abis salat Ied di Jakarta namun kemudian keluar kota setelahnya. Jadi masih melaksanakan penyekatan sampe tanggal 17 Mei," tuturnya.

Sementara untuk menyikapi prediksi arus mudik yang sampai 24 Mei tersebut, Sambodo mengatakan bahwa jajaranya masih menunggu anturan dari Korps Lalu Lintas Mabes Polri.

"Nah bagaimana 17 sampai 24 kita masih menunggu dari pusat seperti apa," tuturnya.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka.com

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓