Jelang Lebaran, Pemkab Garut Gencar Sidak ke Pasar Swalayan

Oleh Jayadi Supriadin pada 07 Mei 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 12:00 WIB
Dipimpin Bupati garut Rudy Gunawan, tim gabungan perwakilan SKPD melakukan sidak sekaligus uji klinis terhadap makanan yang beredar di swalayan di Garut.
Perbesar
Dipimpin Bupati garut Rudy Gunawan, tim gabungan perwakilan SKPD melakukan sidak sekaligus uji klinis terhadap makanan yang beredar di swalayan di Garut. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Liputan6.com, Garut - Setelah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa pasar tradisional, Pemda Kabupaten Garut, Jawa Barat, melanjutkan sidak ke beberapa pasar swalayan di wilayah Kecamatan Garut Kota.

Ada empat supermarket yang didatangi di hari ke-24 Ramadhan tahun ini, yakni Yogya, Yoma, Asia, serta ritel nasional Ramayana serta satu Toko Parcel Lebaran.

Dipimpin Bupati Garut Rudy Gunawan, tim gabungan yang berasal dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, mengecek beberapa makanan dalam kemasan yang tersedia di swalayan mengenai kadaluwarsa, termasuk meminta beberapa sampel pangan segar untuk melakukan uji klinis Laboratorium.

Bupati Rudy mengatakan pelaksanaan sidak ke beberapa supermarket untuk memastikan keamanan termasuk ancaman beredarnya produk pangan kedaluarsa di pasaran menjelang Idul Fitri.

"Kami melakukan cek secara random, tapi jumlahnya cukup banyak, jangan sampai nanti pada saat lebaran kita mendapatkan makanan yang kedaluarsa," ujarnya, Kamis (6/5/2021).

Selain memastikan keamanan bahan pangan di pasar modern, Rudy ingin memastikan geliat dan denyut ekonomi masyarakat saat pandemi Covid-19 masih berlangsung di Garut.

“Dengan PKL (Pedagang Kaki Lima) saya juga nggak ada keberatan, asal mereka itu tertib, menggunakan protokol kesehatan, sehingga nanti adu tawar silahkan adu tawar,” ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Yudi memastikan mayoritas barang yang dicek dalam kondisi layak konsumsi. "Memang menemukan beberapa temuan seperti ijin edarnya sudah habis dan lain sebagainya tapi tidak signifikan," ujar dia.

Yudi menyatakan, setelah dicek secara seksama, di beberapa supermarket plus toko parcel yang ditemui, kondisi barang dalam keadaan layak konsumsi.

"Sebelum membeli pangan atau makanan dipastikan dulu apakah sudah ada cemaran, sudah ada jamur atau tidak," ujar dia mengingatkan.

Tidak hanya konsumen atau masyarakat umum, lembaganya ujar Yudi meminta agar penjual turut serta memperhatikan dan mengecek keamanan makanan yang akan dijual.

"Mohon perhatikan dan cek keamanan atau mutu dari pangan yang dijualnya," ujarnya.

Supervisor Lapangan Asia Toserba, Devi mengaku terbantu dengan adanya sidak yang dilakukan pemda Garut. Menurutnya, adanya sidak membantu perusahaan bersama-sama memantau kualitas barang yang akan dijual kepada masyarakat.

"Ketika kita menjual produk setidaknya kita menjual produk yang aman untuk konsumen," ujarnya.

 

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓