8 Cara Mengolah Daging Sapi Agar Empuk dan Tidak Bau untuk Hidangan Lebaran

Oleh Husnul Abdi pada 15 Mei 2021, 11:05 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 11:05 WIB
Cara Mengolah Daging Sapi Agar Empuk
Perbesar
Ilustrasi daging sapi. (dok. foto Lukas/Pexels)

Liputan6.com, Jakarta Cara mengolah daging sapi agar empuk dan tidak bau perlu mengikuti beberapa langkah sederhana. Kamu sudah harus memperhatikan kualitas daging saat membelinya di pasar. Setelah itu, cara membersihkan dan mengolahnya berperan penting terhadap empuknya daging sapi.

Saat hari Lebaran, hidangan daging sapi tentunya tidak akan lepas dari meja makan. Tentunya kamu ingin menikmati makanan enak tersebut dengan tekstur yang empuk dan aroma yang sedap. Untuk itu, kamu tidak boleh sembarangan dalam mengolahnya.

Cara mengolah daging sapi agar empuk bisa menggunakan bahan alami. Penggunaan daun pepaya, nanas, hingga garam laut tentunya sudah tidak asing lagi digunakan. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan baking soda serta bubuk pengempuk yang sudah tersedia di toko bahan makanan.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/4/2021) tentang cara mengolah daging sapi agar empuk.

2 dari 4 halaman

Cara Mengolah Daging Sapi Agar Empuk dan Tidak Bau

Ilustrasi
Perbesar
Ilustrasi daging sapi. (dok. pixabay.com/PDPhotos)

- Bersihkan Daging dengan Benar

Cara mengolah daging sapi agar empuk tidak bau yang pertama adalah dengan membersihkannya dengan benar. Satu hal yang paling penting dan perlu diperhatikan dalam membersihkan daging merah seperti sapi dan kambing adalah jangan mencucinya dengan air.

Daging merah seperti daging sapi dan kambing, apabila terlalu banyak terkena air malah akan mengakibatkan kemunculan aroma amis yang semakin kuat. Oleh karena itu, kamu disarankan membersihkan daging sapi dengan mengelapnya menggunakan tisu atau lap bersih.

Setelah mengelap, lumurkan air perasan jeruk nipis pada daging lalu rebus dengan air mendidih sebentar. Merebus air dengan air mendidih berfungsi untuk membersihkan kotoran, bakteri, dan sisa darah yang tersisa pada daging. Disarankan untuk merebus daging sebanyak dua hingga tiga kali untuk hasil daging yang lebih empuk dan bersih.

- Potong Daging Melintang Seratnya

Memotong daging melintang seratnya merupakan salah satu cara mengolah daging sapi agar empuk yang perlu diperhatikan. Cara potong seperti ini ternyata bisa memengaruhi daging menjadi empuk atau tidak.

Cara memotong daging sapi yang benar yaitu dengan melawan alur urat dan seratnya. Memotong dengan cara ini akan membantu supaya daging menjadi empuk setelah selesai dimasak dan disantap nanti.

- Pukul-Pukul Daging Sapi

Cara mengolah daging sapi agar empuk selanjutnya adalah menggunakan pemukul daging. Kamu tinggal pukul-pukul kedua sisi daging hingga teksturnya menjadi lebih empuk. Tapi jangan lupa, pastikan alas yang digunakan dalam memukul daging cukup kuat.

Menggunakan metode memukul daging ini sangat ampuh dalam meregangkan serat-serat pada daging yang memang menjadi penyebab daging sapi menjadi keras ketika diolah.

3 dari 4 halaman

Cara Mengolah Daging Sapi Agar Empuk dan Tidak Bau

Ilustrasi Daging Sapi
Perbesar
Ilustrasi Daging Sapi Credit: freepik.com

- Gunakan Nanas atau Daun Pepaya

Penggunaan nanas atau daun pepaya sebagai cara mengolah daging sapi agar empuk dan tidak bau juga bisa diterapkan. Kedua bahan ini sangat efektif dalam melunakkan daging yang alot.

Jika menggunakan daun pepaya, kamu cukup mencincang halus daun pepaya tersebut, lalu remas dan balurkan ke seluruh bagian daging sapi tersebut. Diamkan selama 15-20 menit agar daging benar-benar empuk.

Sementara itu, jika menggunakan nanas, maka cukup dengan memarut buah nanas hingga halus. Selanjutnya remas-remas nanas dan balurkan ke daging tersebut. Tunggu 10-15 menit, lalu daging siap dimasak.

Perhatikan supaya jangan terlalu lama dalam menggunakan kedua bahan tersebut, sebab dikhawatirkan akan membuat daging justru menjadi hancur.

- Gunakan Baking Soda

Cara mengolah daging sapi agar empuk menggunakan baking soda mudah saja. Cukup dengan menaburkan baking soda ke seluruh bagian daging sapi. Lalu, biarkan daging selama 40-60 menit.

Setelah itu, jangan lupa untuk mencucinya dengan air bersih sebelum mulai diolah menjadi berneka ragam masakan. Baking soda akan bekerja dengan memecah kolagen pada daging sapi. Hal tersebut yang akan menghasilkan tekstur daging menjadi lebih lunak.

4 dari 4 halaman

Cara Mengolah Daging Sapi Agar Empuk dan Tidak Bau

Tekstur Daging Sapi Lebih Padat dan Keras
Perbesar
Ilustrasi Daging Sapi Credit: freepik.com

- Taburi Garam Laut

Garam laut sangat berguna untuk menghancurkan ikatan protein dan serat yang ada di dalam daging sapi. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa garam akan sangat baik dan berfungsi efektif untuk membuat daging menjadi empuk. Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu dengan menabur garam laut ke seluruh daging dan biarkan selama 30 menit hingga 1 jam. Lalu bilas bersih, dan daging sapi pun siap dimasak.

- Gunakan Bubuk Pengempuk Daging

Saat ini sudah sangat banyak bahan instan yang bisa membantu dalam mengempukkan daging yang akan dimasak. Bahan pengempuk daging ini berupa bubuk yang dijual di toko-toko bahan makanan atau dapat dibeli secara online.

Untuk menggunakan bubuk pengempuk ini juga mudah saja, yaitu dengan membalurkan sleuruh bubuk pengempuk daging ke seluruh bagian daging dan remas-remas daging. Setelah itu, tusuk-tusuk daging dengan garpu agar meresap hingga ke dalam bagian daging.

Setelah dilumuri dan ditusuk menggunakan garpu, selanjutnya kamu cukup mendiamkan daging selama 20-30 menit. Namun, lamanya durasi tersebut bisa disesuaikan berdasar ketebalan daging yang akan dimasak. Semakin tebal daging yang akan dimasak, maka semakin lama juga proses penyerapan dari bubuk pengempuk daging tersebut.

- Masak Perlahan

Cara mengolah daging sapi agar empuk dan tidak bau selanjutnya adalah memasaknya secara perlahan. Daging sapi yang memilki tekstur tebal membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dimasak, begitupun sebaliknya.

Memasak secara perlahan lebih efektif untuk menghancurkan jaringan-jaringan yang ada di dalam daging sapi, sehingga lebih empuk dan sedap untuk disantap. Namun, kamu tetap harus memperhatikannya, karena jika memasak daging sapi terlalu matang, justru akan membuat teksturnya menjadi keras dan kurang enak untuk disantap.

Lanjutkan Membaca ↓