Kelaparan, Herjunot Ali Mengais Makanan di Tempat Sampah

Oleh Meiristica Nurul pada 30 Apr 2021, 04:15 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 04:15 WIB
Herjunot Ali
Perbesar
Herjunot Ali pernah hidup susah saat di London.(Instagram/herjunotali.studio)

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki wajah tampan, tak melulu terlahir dari keluarga berada, contohnya Herjunot Ali. Sejak kecil, mantan kekasih Tatjana Saphira sudah hidup susah.

Saat Sekolah Dasar (SD) pria bernama asli Mahbub Herjunot Ali berjualan gas elpiji.

Peraih Pemeran Utama Pria Terpuji FFB 2014 untuk film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck menceritakan kisahnya saat menjadi bintang tamu di acara Lapor Pak, Senin (26/4/2021).

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kelas 3 SD

Herjunot Ali (Foto: YouTube)
Perbesar
Herjunot Ali (Foto: YouTube)

Wendy Cagur sebagai salah satu pemain di sana penasaran mengenai kebenaran cerita Herjunot Ali berjualan gas elpiji dengan penghasilan Rp 200 perak.

"Jadi kamu berapa lama berlangsung kamu mengantarkan gas elpiji dibayar Rp 200 perak?" tanya Wendy.

"Dari kelas tiga sampai kelas enam lah," paparnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mengais Sampah

[Bintang] Herjunot Ali
Perbesar
(Instagram/herjunot7ali)

Herjunot Ali tak menampik bahwa ia juga pernah mengais sampah untuk mengisi perutnya yang kosong. Kala itu ia berada di London.

"Karena enggak ada duit bang," ungkap pemain film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menunggu Jam 10 Malam

Dan biasanya, Herjunot menunggu hingga malam untuk bisa mendapatkan makanan gratis yang telah dibuang oleh restoran.

"Ada restoran Vietnam di situ yang bayar sekali lima pounds bisa makan sepuasnya. Nah, itu misalkan jam 10 malam itu dibuang. Gue ambil di tempat sampah," kenangnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Keberuntungan

Herjunot menambahkan bahwa makanan yang diambilnya tak selalu jelek.

"Kadang bagus, kadang enggak bagus. Kan bukan itu, intinya kan elo makan sampah," sambungnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Main Bola

Peristiwa itu terjadi kala pria yang sempat mendekati Luna Maya berada di London untuk bermain bola.

"Saya di sana main bola," kata Herjunot.

"Dia pernah ikutan akademi sepak bola," Andhika Pratama memberitahu.

Lanjutkan Membaca ↓