Ekonomi Tanding Santri Ponpes Al-Hidayah Garut, Moncer Budi Daya Lele Secara Biofok

Oleh Jayadi Supriadin pada 28 Apr 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 28 Apr 2021, 12:00 WIB
Dibantu salah satu masyarakat sekitar, Aceng Busyrol tengah memberikan pakan ikan pada budidaya ikan lele secara Biofok di pesantren Al-Hidayah Nangoh, Garut, Jawa Barat.
Perbesar
Dibantu salah satu masyarakat sekitar, Aceng Busyrol tengah memberikan pakan ikan pada budidaya ikan lele secara Biofok di pesantren Al-Hidayah Nangoh, Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Simak juga video pilihan berikut ini:

Potensi air yang cukup melimpah hampir sepanjang tahun, membuat Ponpes Al-Hidayah 1 di Garut, Jawa Barat, sukses mengembangkan budi daya ikan lele secara biofok menggunakan media kolam buatan dalam terpal.

Berada di Kampung Nangoh Desa Panembong Kecamatan Bayongbong Garut, kolam buatan biofok ini mampu menghasilkan ratusan kilogram lele dalam sekali panen. Bahkan keuntungan yang didapat bisa menghidupi kemajuan santri, pondok pesantren, dan masyarakat sekitar.

Pengelola budidaya lele secara biofok Pesantren Al-Hidayah 1, Aceng Busyrol mengatakan, budi daya lele secara biofok cukup optimal dalam menghasilkan lele dalam waktu singkat. "Kami biasa panen 2-3 bulan sejak dari mulai tebar bibit," ujarnya, Selasa (27/4/2021).

Menggunakan media kolam kecil dari terpal yang bahan terpal yang ditopang rangka dari besi, Aceng mampu mengoptimalkan peran masyarakat sekitar untuk membudidayakan lele secara biofok.

"Kebetulan warga kami juga terbiasa bertani dan memelihara ikan, jadi tidak terlalu sulit untuk mengajak mereka," ujarnya.

Hasilnya cukup menggembirakan, ribuan ikan lele beragam ukuran mampu dihasilkan dari beberapa kolam buatan biofok.

"Jika seluruh kolam biofoknya sedang panen, jumlahnya bisa di atas satu ton," ujar dia merinci.

Aceng menyatakan, budi daya lele secara biofok memang terbilang mudah. Selain media tanam benih yang terbilang irit lokasi tanpa harus memiliki kolam secara luas, pakan yang digunakan juga terbilang banyak di pasaran.

"Sebelum memberikan pakan sebaiknya difermentasikan terlebih dahulu dengan menggunakan probiotik agar pertumbuhan lele optimal," katanya.

Sementara itu, soal pasar, Aceng menilai peminat lele terus berkembang seiring bertambahnya jenis usaha dari olahan ikan lele. "Biasanya digunakan oleh para usaha pecel lele hingga rumah makan," kata dia.

Seperti diketahui, teknologi budi daya biofok adalah teknik dalam budi daya ikan (lele) untuk meningkatkan kualitas air kolam. Budi daya ini biasanya menggunakan bantuan mikroorganisme, seperti bakteri heterotrof, fungi, ragi, protozoa, hingga fitoplankton.

Agar optimal selain penggunaan mikroorganisme, alangkah baiknya masukan unsur sumber karbon seperti molases atau tetes tebu untuk mengoptimalkan perkembangan bakteri, yang berperan sebagai pengurai dalam mata rantai budi daya lele secara biotik.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya