10 Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa Ramadan, Konsumsi Makanan Sehat

Oleh Husnul Abdi pada 06 Mei 2021, 17:15 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 17:15 WIB
Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa
Perbesar
Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa. Credit: pexels.com/Fuchis

Liputan6.com, Jakarta Cara menurunkan berat badan saat puasa dilakukan dengan memperhatikan konsumsi makanan. Ada beberapa makanan yang harus dihindari, dan ada pula makanan yang harus kamu penuhi asupan nutrisinya di bulan Ramadan ini untuk menurunkan berat badan.

Selain pemilihan makanan yang tepat, pola makan saat sahur dan berbuka juga patut menjadi perhatian. Ditambah dengan tetap melakukan olahraga dan memenuhi waktu untuk beristirahat, maka kamu bisa menurunkan berat badan saat puasa Ramadan.

Cara menurunkan berat badan saat puasa tidaklah sulit. Syaratnya adalah kamu menjalankan kebiasaan makan yang sehat dan teratur, serta tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga dan tidur yang cukup.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (22/4/2021) tentang cara menurunkan berat badan saat puasa.

2 dari 5 halaman

Hindari Makanan yang Tidak Sehat

Hindari Gorengan
Perbesar
Hindari Gorengan Credit: Merdeka.com

Hindari Gula Berlebih

Kamu harus memperhatikan asupan gula yang dikonsumsi. Jika terabaikan, gula dalam makanan dan minuman manis dapat membuat tubuh mengalami kegemukan. Saat berpuasa, produksi insulin mengalami defisiensi. Padahal, Insulin berfungsi mengubah gula menjadi energi bagi tubuh. Akibatnya, insulin yang sedikit tidak dapat mengubah gula menjadi energi. Sehingga sisa gula berubah menjadi lemak jahat.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa gula adalah kandungan yang harus dihindari saat menjalani diet, terutama gula buatan. Apabila kamu tetap ingin memakan yang manis-manis, dapat menggantinya dengan buah-buah yang mengandung pemanis alami, seperti kurma, pisang, melon, atau anggur.

Hindari Gorengan

Gorengan merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang. Rasanya yang gurih dan renyah membuat gorengan menjadi pilihan saat berbuka. Namun, perlu diketahui bahwa gorengan tidak memberikan nutrisi.

Gorengan lebih banyak megandung lemak jenuh yang dapat menyebabkan kegemukan. Selain itu, lemak jenuh juga dapat memicu peningkatan kolesterol jahat (LDL). Jadi menghindari gorengan merupakan cara menurunkan berat badan saat puasa yang harus kamu terapkan.

3 dari 5 halaman

Konsumsi Makanan Bergizi

ilustrasi greek yoghurt/unsplash
Perbesar
ilustrasi greek yoghurt/unsplash

Konsumsi Protein dan Serat

Cara menurunkan berat badan selanjutnya adalah mengonsumsi protein dan serat. Mengonsumsi makanan yang megandung protein dan serat sangat dianjurkan saat berpuasa. Protein dan serat pada makanan dapat menahan perut terasa kenyang lebih lama. Sehingga saat buka puasa tiba, mengonsumsi makanan secara berlebihan akan terhindari.

Makan Makanan Probiotik

Makan makanan probiotik dapat dilakukan sebagai cara menurunkan berat badan saat puasa. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik, pencernaan akan lebih sehat dan diet menjadi lancar.

Makanan yang mengandung probiotik antara lain seperti yogurt, kimchi, oncom, tauco, dan acar. Sedangkan makanan yang mengandung prebiotik adalah kol, rumput laut, apel, syuran hijau, nasi merah dan lain sebagainya.  

Perbanyak Minum Air Putih

Mengonsumsi air putih dapat menghidrasi tubuh yang kekurangan cairan selama berpuasa. Air putih lebih menyehatkan dibanding dengan jenis minuman lain, seperti jus, es krim, kolak, dan lainnya.

Dengan mengonsumsi air putih yang cukup, cairan dalam tubuh akan lebih seimbang dan melancarkan sistem pencernaan. Idealnya, minum air putih sebanyak 3 gelas saat sahur, 3 gelas saat berbuka, 3 gelas satelah tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

4 dari 5 halaman

Perhatikan Pola Makan

Ilustrasi puasa, buka puasa, sahur
Perbesar
(Photo by Dan DeAlmeida on Unsplash)

Jangan Melewatkan Sahur

Tidak meninggalkan makan sahur juga merupakan salah satu cara menurunkan berat badan saat puasa. Alih-alih menjadi ramping akibat tidak sahur, bisa saja rasa lapar yang berlebihan malah mendorong kamu untuk membatalkan puasa atau kalap saat berbuka. Selain itu, kamu juga membutuhkan energi yang cukup untuk dapat menjalankan aktivitas dengan makan sahur.

Makan Secukupnya

Kalap dengan makan dan minum tentu sudah biasa dilakukan saat menjalankan ibadah puasa. Ingin makan dan minum apa saja yang ada di meja makan. Sebenarnya hal ini boleh dilakukan, tentu saja untuk kebahagiaan.

Tetapi jangan lupa untuk memperhatikan porsinya juga. Karena porsi yang tidak seimbang inilah yang akan membuat kamu sulit mengontrol berat badan. Diet juga menjadi tidak bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Tidak hanya saat berbuka puasa, tetapi juga ketika menyantap hidangan sahur ya. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi penuh dengan kandungan gula dan lemak jenuh. Kesehatan memburuk begitu juga dengan pola diet, bahkan berat badan.

Makan Perlahan

Selain makan secukupnya, makan secara perlahan juga penting dilakukan. Tidak hanya itu, akan lebih baik lagi untuk menyantap makanan ringan terlebih dahulu. Misalnya saja seperti puding buah, buah, biskuit, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Barulah mengonsumsi makanan berat seperti nasi sebagai hidangan utamanya.

5 dari 5 halaman

Olahraga dan Istirahat yang Cukup

olah raga-kezo
Perbesar
ilustrasi olahraga saat puasa/pexels

Olahraga

Olahraga saat puasa merupakan salah satu cara menurunkan berat badan saat puasa. Puasa bukanlah alasan untuk tidak berolahraga. Kamu dapat melakukan olahraga ringan, atau cukup melakukan pemanasan.

Istirahat yang Cukup

Istirahat dan tidur yang cukup juga sangat penting dilakukan saat berpuasa. Metabolisme pada tubuh dapat rusak jika kita kekuarangan istirahat. Namun, tidur berlebihan juga tidak bisa menyehatkan tubuh.

Perlu diketahui saat tubuh kurang istirahat, produksi hormon ghrelin akan meningkat. Hormon ghrelin dapat meningkatkan nafsu makan, sehingga tibuh tidak dapat melakukan pembakaran lemak dengan baik

Lanjutkan Membaca ↓