Selama Ramadhan, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Kalimantan

Oleh Aceng Mukaram pada 16 Apr 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 16 Apr 2021, 12:30 WIB
FOTO: Rencana Alokasi Dana Subsidi LPG 3 Kg
Perbesar
Pekerja menata tabung LPG 3 kg di agen LPG kawasan Cibubur, Jakarta, Jumat (26/2/2021). Subsidi LPG tabung 3 kg menggunakan asumsi volume tabung LPG 3 kg sebanyak 7 juta metrik ton. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Pontianak Bulan Ramadhan tahun ini masih di tengah pandemi covid-19, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI memastikan pasokan elpiji 3 kilogram di pulau Kalimantan aman.

Pertamina MOR VI pun mempersiapkan langkah antisipatif dalam penyaluran elpiji 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan 1442 H di Kalimantan, di antaranya antisipasi penambahan stok sebanyak 4,6 persen dari alokasi kebutuhan normal per bulan.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR VI Susanto August Satria menjelaskan, antisipasi penambahan stok ini diyakini cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan elpiji 3 kilogram masyarakat Kalimantan menyambut bulan Ramadhan tahun ini. Mengingat pada bulan Ramadhan kebutuhan elpiji cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi yang masih membatasi aktivitas di luar rumah.

“Besaran peningkatan yang kami antisipasi untuk awal Ramadhan tahun 2021 di wilayah Kalimantan ini disesuaikan dengan realisasi kebutuhan elpiji 3 kilogram pada Ramadhan tahun lalu, yaitu sebesar 4,6 persen. Secara volume awal Ramadhan tahun 2021 ada penambahan sebesar 511.160 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya penambahan tentu akan kami penuhi jika memang sesuai dengan peruntukannya,” kata Susanto August Satria dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Rata-rata konsumsi elpiji 3 kilogram di wilayah Kalimantan sepanjang Januari sampai dengan minggu pertama April 2021 sekitar 385.356 tabung per hari. Dengan antisipasi peningkatan sebesar 4,6 persen, maka pada bulan Ramadhan ini volume yang disiapkan Pertamina untuk Kalimantan mencapai 403.082 tabung/hari. Semua dipenuhi melalui 298 agen PSO dan 12.160 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Pada awal Ramadhan tahun ini, Kalimantan Barat mendapatkan penambahan alokasi sebanyak 3 persen atau 111.160 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 3.774.080 tabung.

 

2 dari 3 halaman

Nonsubsidi

Stok LPG
Perbesar
Pekerja melakukan sejumlah tahap pengisian LPG pada tabung 12 Kg di SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji), Srengseng, Jakarta, Jumat (3/5/2019). PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan LPG di bulan Ramadan dan tidak ada kenaikan harga. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli epliji di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG.

Tidak hanya antisipasi peningkatan kebutuhan di LPG 3 Kg, Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Non Subsidi (Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 2,8 persen dari kebutuhan normal (363 MT/Hari)

Dengan adanya wabah Covid-19 saat ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan tabung isi ulang LPG dan tidak perlu keluar rumah, masyarakat dapat menghubungi 135, layanan Pertamina Delivery Service akan melayani kebutuhan pembelian LPG Bright Gas baik 5.5 maupun 12 kg.

“Dengan antisipasi ini kami harapkan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan tetap membeli kebutuhan elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya baik untuk elpiji subsidi maupun non subsidi,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR MOR VI Susanto August Satria.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓