Puasa Ramadan, Boleh Tidur Berapa Lama Setelah Sahur?

Oleh Aditya Eka Prawira pada 12 Apr 2021, 18:10 WIB
Diperbarui 12 Apr 2021, 18:10 WIB
Mengubah Posisi Tidur
Perbesar
Ilustrasi Mendapat Mimpi Buruk Credit: pexels.com/pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Selepas sahur, beberapa orang tak kuasa menahan kantuk yang kembali datang. Berapa lama waktu tidur seusai sahur yang diperlukan agar tubuh kembali bugar saat menjalankan puasa Ramadan?

Spesialis Neurologi Rumah Sakit Memorial Sisli di Turki, Abdullah Ozkardes mengatakan, masalah tidur kerap terjadi pada Ramadan akibat pola dan waktu tidur sehari-hari mengalami perubahan. Oleh karena itu, tidurlah dua jam setelah sahur guna membuat kita lebih semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Tapi, tidur lebih dari waktu itu memiliki efek negatif bagi kinerja tubuh sepanjang hari," kata Abdullah dikutip dari situs Today's Zaman.

Lebih lanjut, makanan dan minuman yang dikonsumsi selama Ramadan turut memengaruhi perilaku tidur kita. "Orang yang mengonsumsi banyak teh dan kopi saat buka puasa dan sahur memiliki perasaan lebih mudah cemas dan mengalami kesulitan untuk tidur teratur," kata dia menambahkan.

 

2 dari 3 halaman

Bermanfaat bagi Otak

Tidur, jelas Abdullah, bermanfaat bagi otak kita. Otak akan mampu bekerja dengan maksimal, asalkan kita tidur dengan waktu yang cukup. Tidak kurang dan tidak juga berlebihan.

Masing-masing orang memiliki waktu tidur yang bervariasi. Dari empat sampai 11 jam. Namun, tidur selama tujuh sampai delapan jam akan mendatangkan manfaat bagi kita.

 

3 dari 3 halaman

Infografis

Infografis 9 Tips Lansia Tetap Sehat Bebas Covid-19
Perbesar
Infografis 9 Tips Lansia Tetap Sehat Bebas Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓