Mengenal 5 Tahap Pengujian Helm Sepeda Motor

Oleh Amal Abdurachman pada 10 Apr 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 10 Apr 2021, 16:30 WIB
Pengujian helm cargloss
Perbesar
Pengujian helm cargloss (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Helm berperan penting untuk melindungi kepala saat terjadi benturan. Oleh karena itu, Anda harus memahami kualitas helm agar terhindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cargloss Helmet yang sudah terjun di bisnis produksi dan penjualan helm sejak 2002 menyadari pentingnya hal ini. "Cargloss Helmet menyadari betul bahwa keselamatan konsumen di atas segalanya demi masa depan bangsa," jelas Endin Nasrudin, General Manager Cargloss Helmet.

Menurut Endin, faktor kualitas helm produksi Cargloss Helmet dibuat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dan hal ini dipastikan tidak akan disalahgunakan demi keuntungan bisnis semata.

Bagi Cargloss Helmet, membuat helm dengan kualitas terbaik menjadi perhatian penting dan tentu sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1811:2007 yang menetapkan spesifikasi teknis untuk helm pelindung yang digunakan oleh pengendara dan penumpang kendaraan bermotor roda dua, meliputi klasifikasi helm standar terbuka (open face) dan helm standar tertutup (full -face).

Cargloss Helmet sendiri memiliki lab pengujian helm. Fasilitas uji Cargloss Helmet Quality Assurance ini sesuai dengan regulasi SNI 1811:2007, JIS 8133:2007 dan ECE:2002. Terdapat 5 alat uji untuk memastikan kualitas dari produk Cargloss Helmet sebelum dipasarkan dengan tingkat keselamatan sesuai dengan standar.

 

2 dari 4 halaman

5 Alat Uji

1. Tracking Point

Alat yang berfungsi untuk menentukan titik pengujian pada helm. Ada 4 titik pengujian dalam 1 helm, yaitu bagian atas helm, bagian samping kanan helm, bagian samping kiri helm, dan bagian belakang helm

2. G – Shock Test 

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan helm terhadap benturan benda tumpul atau bidang datar. Nilai hasil pengujian tidak boleh lebih dari 300G

3. Penetrasi Test

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan helm terhadap benturan benda tajam. Jika alarm alat uji tidak berbunyi maka hasil pengujian di nyatakan “ OK “. Jika alarm alat uji berbunyi maka hasil pengujian dinyatakan “ NG “

4. Chinstrap Test

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan penahan tali dagu helm. Tali dagu tidak boleh mengalami perpanjangan lebih dari 32 mm

5. Roll Of

Alat yang berfungsi untuk menguji efektifitas penahan tali dagu helm. Hasil uji dinyatakan ok jika helm tidak lepas dari alat uji.

3 dari 4 halaman

Infografis Kunci Hadapi Covid-19 dengan Iman, Aman dan Imun

Infografis Kunci Hadapi Covid-19 dengan Iman, Aman dan Imun. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Kunci Hadapi Covid-19 dengan Iman, Aman dan Imun. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓