Saat Idul Fitri Trafik Data XL Axiata Meningkat 25 Persen

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 29 Mei 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 29 Mei 2020, 15:00 WIB
Ilustrasi BTS XL
Perbesar
Ilustrasi BTS XL (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, Jakarta - Operator seluler XL Axiata mencatatkan peningkatan trafik layanan data saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Selama periode 18-26 Mei 2020, operator seluler yang identik dengan warna biru itu mengklaim terjadi 25 persen peningkatan trafik layanan data yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari normal sebelum masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, layanan SMS dan panggilan telepon masing-masing turun 20 dan 10 persen dibandingkan hari normal sebelum masa pandemi Covid-19.

Dalam keterangannya, Plt Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, menyatakan pola konsumsi layanan telekomunikasi dan data selama Idul Fitri tahun ini tidak terlepas dari situasi dan kondisi karena pandemi Covid-19 yang memaksa sebagian besar masyarakat untuk lebih banyak berada di rumah.

Selain itu, larangan mudik juga berpengaruh terhadap kebiasaan masyarakat dalam mengisi masa liburnya.

"Misalnya saja kebiasaan mengunggah foto atau video pengalaman berlibur menjadi tidak memungkinkan lagi karena lokasi wisata juga rata-rata tutup. Sebaliknya kini acara silaturahmi juga sungkeman diganti dengan cara virtual memakai video call," kata Gede.

Gede menyebut pola penggunaan layanan telekomunikasi dan data selama Lebaran di tengah pandemi Covid-19 sekaligus menjadi salah satu bukti bagaimana masyarakat beradaptasi dengan kondisi New Normal.

2 dari 3 halaman

Empat layanan dengan kenaikan tertinggi

Tercatat, ada empat layanan yang mengalami kenaikan trafik paling tinggi selama periode lebaran, yakni Instant Messaging (IM) 32 persen, layanan Video Call dan sejenisnya 26 persen, Social Network Service 22 persen, dan layanan Streaming (game, video, music, movie) 14 persen.

Penggunaan layanan video call juga meningkat karena menjadi alternatif pengganti mudik.

 

3 dari 3 halaman

Jawa Timur Mendominasi

Adapun layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Google Map dan Waze, mereka tidak banyak diakses seperti Idul Fitri tahun lalu karena mudik dan perjalanan antar-daerah dilarang.

Dari sisi lokasi, secara nasional kenaikan trafik layanan tertinggi pada periode Idul Fitri kemarin terjadi di Jawa Timur naik sebesar 41 persen, Jawa Barat dan Jawa Tengah 32 persen, Sulawesi 31 persen, serta Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah 20 persen.

Adapun di wilayah Jabodetabek, terjadi kenaikan trafik layanan data 7 persen.

(Isk/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓