5 Amalan Penting yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal, Tidak Hanya Puasa 6 Hari

Oleh Husnul Abdi pada 26 Mei 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 26 Mei 2020, 19:00 WIB
Lip 6 default image
Perbesar
Gambar ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta Amalan penting di Bulan Syawal tidak hanya puasa 6 hari saja. Selain keistimewaan puasa 6 hari yang sangat besar pahalanya, kamu juga bisa mendapatkan berbagai keistimewaan lainnya di salah satu bulan terbaik setelah Bulan Ramadan ini.

Apalagi, pada Bulan Syawal, seorang muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah dan amalan kepada Allah SWT. Jadi amalan pada bulan Ramadan tidak hanya berakhir di bulan puasa saja, namun terus berkelanjutan dan ditingkatkan pada Bulan Syawal.

Amalan penting di Bulan Syawal merupakan ibadah sunnah yang penuh dengan keistimewaan. Tentunya seluruh umat islam sudah tahu dengan keutamaan puasa 6 hari di Bulan Syawal. Namun ternyata tidak hanya puasa 6 hari saja ibadah sunah yang membuat Bulan Syawal menjadi semakin istimewa.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/5/2020) tentang amalan penting di Bulan Syawal

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Puasa Syawal
Perbesar
Puasa Syawal / Sumber: iStockphoto

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, amalan penting di Bulan Syawal yang pertama tentunya adalah puasa 6 hari. Salah satu amalan penting di Bulan Syawal ini biasanya dilakukan mulai hari kedua Bulan Syawal, karena di hari pertama, yaitu saat Hari Raya Idul Fitri diharamkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

Setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh pada bulan Ramadan, puasa 6 hari di Bulan Syawal ini menjadi pelengkap atau penyempurna amalan pada bulan Ramadan. Walaupun biasa dilakukan pada hari kedua Bulan Syawal, banyak juga yang melaksanakan ibadah puasa 6 hari di Bulan Syawal ini pada minggu kedua Bulan Syawal.

Hal ini disebabkan karena minggu pertama syawal kebanyakan orang masih merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan bersilaturahmi ke rumah keluarga maupun teman. Saat bersilaturahmi ini biasanya disertai dengan makan dan minum dalam rangka lebaran.

Keutamaan puasa Syawal terdapat dalam hadits yang diriwayatkan Muslim. Hadits itu berasal dari Abu Ayyub Al Anshori yang pernah mendengar sabda Nabi Muhammad SAW.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di Bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim).

Dengan keutamaan puasa 6 hari di Bulan Syawal, tentunya akan sangat merugi bila seorang muslim tidak memanfaatkan salah satu keistimewaan Bulan Syawal ini. Dengan hanya mencukupkan puasa Ramadan dengan puasa 6 hari di Bulan Syawal membuat kamu mendapatkan pahala seakan berpuasa setahun penuh.

Maka dari itu, puasa 6 hari di Bulan Syawal merupakan salah satu keistimewaan Bulan Syawal yang paling besar pahalanya bagi umat islam, walaupun merupakan ibadah sunah. Melaksanakan puasa 6 hari di Bulan Syawal juga merupakan wujud rasa syukur dan memohon ampunan kepada Allah SWT bagi seluruh umat muslim.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Menikah di Bulan Syawal

ilustrasi Menikah
Perbesar
ilustrasi Menikah (Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash)

Amalan penting di Bulan Syawal berikutnya adalah melaksanakan pernikahan. Tentunya kamu tidak asing lagi dengan keistimewaan Bulan Syawal satu ini, pasalnya sering sekali setelah Hari Raya Idul Fitri banyak umat islam yang melaksanakan pernikahan.

Menikah pada tanggal berapapun dan pada hari apapun di Bulan Syawal merupakan suatu kebaikan bagi yang melaksanakannya.  

Seperti yang dikisahkan dalam hadits muslim dari istri rasul Aisyah RA.

“Rasulullah SAW menikahiku saat Bulan Syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di Bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian selain aku?” (HR. Muslim, An Nasa’i).

Jadi menikah di Bulan Syawal merupakan salah satu sunah rasul, dimana Nabi Muhammad SAW menikah pada Bulan Syawal.

Amalan penting di Bulan Syawal ini tentunya harus kamu sesuaikan dengan keadaan saat ini, terutama saat Pandemi Corona COVID-19 masih merajalela. Untuk melangsungkan pernikahan, kamu mungkin tidak perlu mengadakan pesta besar yang mengundang banyak kerumunan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Silaturahmi

Silaturahmi Virtual Lewat Video Call
Perbesar
Ilustrasi Silaturahmi Virtual Credit: pexels.com/JackSparrow

Bersilaturahmi merupakan salah satu ibadah yang tidak asing lagi di Bulan Syawal. Salah satu amalan penting di Bulan Syawal ini biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti mudik ke kampung halaman dan saling bermaafan dengan keluarga, tetangga, dan teman-teman.

Jadi tidak heran bila Bulan Syawal begitu istimewa dengan menjadi salah satu bulan dimana kebanyakan umat muslim bersilaturahmi. Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT dengan silaturahmi dan bermaaf-maafan yang dilaksanakan oleh seluruh umat islam.

Silaturrahmi di masa pandemi ini dapat diakali dengan teknologi. Kamu bisa saling bermaaf-maafan lewat video call dengan keluarga dan sahabat agar aman dari virus Corona COVID-19 ini. Apalagi, banyak juga orang yang tidak bisa mudik karena Pemabatasan Sosial Berskal Besar.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. I’tikaf di Bulan Syawal

I’tikaf
Perbesar
Ilustrasi I’tikaf Credit: pexels.com/Ali

Melakukan i’tikaf atau berdiam diri di dalam masjid merupakan salah satu amalan penting di Bulan Syawal. Maksud berdiam diri ini tentunya bukan hanya berdiam diri saja di dalam masjid tanpa melakukan apa-apa. Berbagai amalan dan ibadah dapat dilakukan selama melaksanakan I’tikaf. I’tikaf merupakan cara seorang hamba lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berzikir, melaksanakan salat 5 waktu dan salat sunah, serta membaca Al-Quran.

Biasanya I’tikaf dilaksanakan seminggu terakhir di bulan Ramadan. Pelaksanaan I’tikaf banyak yang dilakukan saat malam hari saja, ada juga yang benar-benar melaksanakannya seharian penuh tanpa kelaur dari masjid, kecuali untuk makan.

I’tikaf ternyata bisa juga dilakukan di Bulan Syawal, apabila pada bulan Ramadan kamu tidak sempat melaksanakannya. Jadi amalan penting di Bulan Syawal selanjutnya adalah sebagai waktu untuk mengganti ibadah I’tikaf yang terlewat atau tidak sempat dilaksanakan saat bulan Ramadan.

Untuk mengakali I’tikaf di masjid berkaitan dengan pandemi Corona COVID-19, kamu bisa I’tikaf di rumah saja. I’tikaf di rumah dapat memperkecil penyebaran Covid-19. Tentang hal ini Nabi SAW bersabda, “Tidak boleh membahayakan (diri sendiri) dan tidak boleh membahayakan orang lain.” (HR. Daruquthni).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Salat Malam dan Ibadah Sunnah Lainnya

Salat Malam dan Ibadah Sunnah Lainnya
Perbesar
Ibadah Sunnah (sumber: iStockphoto)

Tentunya di Bulan Ramadan kamu sudah terbiasa melaksanakan berbagai ibadah sunnah. Hal ini tentunya harus tetap dijaga di bulan-bulan berikutnya. Justru dengan adanya Bulan Ramadan, kamu dapat terbiasa melaksanakan berbagai ibadah sunnah yang biasanya jarang kamu lakukan.

Amalan penting di Bulan Syawal ini adalah menjaga salat malam dan ibadah sunnah lainnya. Karena sesungguhnya, mengamalkan salat malam sesudah salat wajib membawa kebaikan bagi diri kamu sendiri. Untuk itu ada baiknya jika seluruh amalan sunnah yang biasa dilakukan selama Bulan Ramadan, jangan sampai terputus saat Bulan Syawal.

Bulan Syawal hadir sebagai penyempurna dan penambal amalan-amalan yang tidak dapat dilaksanakan saat Bulan Ramadan.

Lanjutkan Membaca ↓