Pemain Muda Persib Fokus Tadarus Al-Quran di Bulan Ramadan

Oleh Liputan6.com pada 12 Mei 2020, 13:40 WIB
Diperbarui 12 Mei 2020, 14:02 WIB
Tadarus Alquran di Masjid
Perbesar
Tadarus Alquran di Masjid (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Bandung - Pandemi virus Corona COVID-19 terjadi di saat umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan 1441 H. Akibatnya, beberapa aktivitas tak bisa dilakukan karena ada kebijakan PSBB.

Lepas dari situasi yang tak mengenakkan tersebut, tetap ada hal positif yang bisa diambil. Umat muslim bisa lebih khusyuk menjalani ibadah puasa. Ambil contoh yang terjadi pada bek muda Persib, Mario Jardel.

Mario Jardel lebih bisa menjalani kebiasaan tadarus. Jardel mengaku bahwa tadarusan Al-Quran sudah menjadi kebiasaannya. Tadarus Al-Quran menjadi kebiasaan jadi Jardel sejak masih tergabung dengan Persib U-19.

Saat dirinya berada di bus dalam perjalanan menuju stadion menjelang pertandingan, Jardel selalu menyempatkan diri bertadarus.

"Alhamdulillah, tadarusan masih terus jalan. Tapi, kalau sekarang karena situasinya lagi begini, saya pun melakukannya di rumah saja," kata Mario Jardel.

Menurut Jardel, bulan puasa ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah.

Ia berharap ibadah yang dilakukannya bisa diterima dan doa yang dipanjatkannya bisa dikabulkan Tuhan Yang Maha Esa.

"Jangankan Ramadan, bulan-bulan biasa saja udah harus hukumnya. Saya berdoa, mudah-mudahan kondisi  bisa kembali normal lagi," harap Mario Jardel.

2 dari 2 halaman

Latihan dengan Masker

Para pemain Persib Bandung dikabarkan akan dikumpulkan kembali bulan depan. Mario Jardel mengaku sudah mendapat informasi soal itu dari pelatih Robert Alberts.

"Bulan depan kami direncanakan sudah mulai latihan bersama lagi setelah dua bulan menjalaninya secara mandiri di kediaman masing-masing," ujar sang pemain.

Mario masih menunggu informasi lanjutan soal agenda tim pelatih itu. "Kurang tahu kalau tanggal pastinya. Pelatih baru kasih tahu bulannya," katanya.

Meski belum mengetahui pasti sistem latihan nanti, ia menduga akan ada penyesuaian dengan protokol pencegahan pandemi virus Corona.

"Kemungkinan pakai sarung tangan dan masker tapi kami harus menunggu arahan dari pelatih dan dokter tim," ujar Mario Jardel.

Ia mengaku sedikit waswas kembali latihan bersama tim di tengah situasi seperti sekarang.

Karena itu, pemain kelahiran Bogor tersebut bakal menaati instruksi pelatih dan dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani.

Jika pandemi COVID-19 mereka dan kompetisi bisa dilanjutkan, jelas menjadi kabar baik bagi bagi pemain.

Disadur dari Bola.com (Penulis Ario Yosia, published 12/5/2020)

 

Lanjutkan Membaca ↓