Jangan Dilewatkan, Ada Berkah di Balik Makan Sahur Seperti Anjuran Rasulullah

Oleh Aditya Eka Prawira pada 12 Mei 2020, 03:30 WIB
Diperbarui 12 Mei 2020, 03:30 WIB
Makan sahur - buka puasa (iStock)
Perbesar
Ilustrasi makan bersama sahur dan buka puasa (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Jelang sepuluh hari terakhir Ramadan, tak sedikit orang yang mulai enggan makan sahur. Hasrat ingin tetap tidur hingga waktu subuh tiba rasanya lebih besar dibandingkan bangun dan makan sahur.

Tetap tidur atau bangun untuk makan sahur adalah pilihan masing-masing orang. Hanya saja, seperti diriwayatkan al-Bukhari Muslim bahwa sungguh sayang apabila dengan sengaja melewatkan sahur, karena kegiatan makan di perempat malam tersebut memiliki berkah yang luar biasa besar.

Dikutip dari laman Islam QA Info, hadist ini menunjukkan bahwa orang yang berpuasa diperintahkan makan sahur, karena menyimpan beribu-ribu kebaikkan untuk pelakunya.

Nabi Muhammad SAW sendiri selalu mengajurkan umat-Nya agar tidak meninggalkan sahur, lantaran Rasulullah tahu besarnya berkah yang akan didapat.

 

2 dari 2 halaman

Keberkahan Makan Sahur

Berikut berkah yang didapat oleh orang-orang yang berpuasa jika tidak meninggalkan sahur.

1. Sahur memberi kekuatan orang yang berpuasa untuk beribadah dan mematuhi yang Allah SWT perintahkan di waktu siang, seperti berdoa, berdizikir, dan tadarus.

Biasanya, orang yang melewatkan sahur akan merasa lapar sampai-sampai malas buat mengerjakan itu semua.

2. Sahur membuang perilaku buruk yang mungkin dipicu dari rasa lapar. Orang yang makan sahur selalu berada pada suasana hati yang baik.

3. Jika orang yang makan sahur memiliki niat mematuhi perintah Rasulullah, sahur yang dikerjakan itu adalah tindakan ibadah. Sungguh besar pahalanya. Akan tetapi jika sahur dimaksudkan agar kuat menjalankan puasa dan beribadah, imbalan pun akan didapat.

4. Orang yang sahur akan bangun di akhir malam. Biasanya, sebelum sahur, akan salat Tahajud terlebih dulu. Doa-doa pun dijawab karena malaikat mengirimkan semua berkat untuk mereka yang sahur.

5. Sadar atau tidak, selama bulan puasa banyak umat Islam yang tidak meninggalkan salat subuh. Coba bandingkan jumlah jamaah salat Subuh di masjid pada bulan-bulan biasa dan ramadan.

Orang yang berpuasa harus mengupayakan sekuat tenaga untuk makan sahur dan tidak boleh melewatkannya.

Bila bangun dalam keadaan hati yang gembira, sahur dan puasa yang dikerjakan itu mendapatkan berkah yang berlimpah dari Allah SWT

Lanjutkan Membaca ↓