Gara-Gara Bukber, 16 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona dari 1 Orang

Oleh Hariz Barak pada 11 Mei 2020, 00:20 WIB
Diperbarui 11 Mei 2020, 00:20 WIB
Ilustrasi bulan Ramadan (AP)
Perbesar
Ilustrasi bulan Ramadan (AP)

Liputan6.com, Manama - Enam belas anggota keluarga di Bahrain terinfeksi virus corona dari satu orang kerabat yang positif selama berbuka bersama saat puasa Ramadan, Departemen Kesehatan mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu 9 Mei 2020.

Anggota keluarga tidak mematuhi tindakan pencegahan termasuk menghindari pertemuan besar, mengenakan masker, dan menjaga jarak sosial, menurut pernyataan itu, seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin (11/5/2020).

Orang yang terinfeksi menyebarkan penyakit menular ke semua anggota keluarga yang ada termasuk orang tuanya, saudara kandung, dan juga beberapa anak.

"Kesadaran adalah tanggung jawab semua orang, dan pedoman harus dipatuhi untuk mencegah penyebaran virus," kata kementerian kesehatan.

Kementerian itu melanjutkan upayanya dalam memperluas kapasitas pengujian untuk menjaga keselamatan semua orang dengan deteksi dini kasus dan pelacakan kontak yang menjaga kesehatan dan keselamatan semua warga negara dan penduduk, menurut pernyataan itu.

2 dari 3 halaman

Situasi di Bahrain

Ilustrasi Sahur, Buka Puasa, Puasa, Ramadan (iStockphoto)
Perbesar
Salah Memilih Menu Sahur Selama Puasa Ramadan Berbahaya untuk Tubuh (Ilustrasi/iStockphoto)

Bahrain telah mencatat 4.774 total kasus infeksi, dengan 2.055 pemulihan dan delapan kematian sejauh ini, menurut penghitungan Google.

Kerajaan pulau kecil memungkinkan toko-toko dan perusahaan industri dibuka kembali pekan lalu karena pemerintah melonggarkan pembatasan yang diterapkan untuk memperlambat penyebaran virus corona baru.

Bahrain telah menutup toko dan bisnis yang tidak penting pada akhir Maret dan melarang masuknya pengunjung asing, tetapi tidak memberlakukan jam malam, tidak seperti beberapa negara Teluk lainnya.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓