Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Din Syamsuddin Ajak Umat Amalkan Ajaran Al-Qur'an

Oleh Liputan6.com pada 07 Mei 2020, 01:20 WIB
Diperbarui 07 Mei 2020, 01:20 WIB
Para Pemuka Agama Gelar Musyawarah Bahas Kerukunan Bangsa
Perbesar
UKP-DKAP Din Syamsuddin saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa di Jakarta, Kamis (8/2). Ada tujuh isu keagamaan yang akan dibahas dalam musyawarah pemuka agama kali ini. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk saling membantu sesuai ajaran Al-Qur'an. Apalagi Ramadan kali ini berlangsung di tengah pandemi corona Covid-19.

"Saatnya kita mengajarkan ajaran Al-Qur'an, saling membantu, saling tolong-menolonglah dalam kebaikan dan takwa," ujar Din dalam konferensi pers program Satu Bantu Satu ACT di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (7/5/2020).

Ia mengatakan, pada Ramadan tahun ini, masyarakat Indonesia didera wabah corona Covid-19 yang menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan pendapatan mereka.

"Banyak yang terdampak secara ekonomi," kata Din yang juga merupakan pendiri Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC).

Oleh karena itu, menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat bagi umat ​​​​​​muslim di seluruh Indonesia untuk mengamalkan ajaran Al-Qur'an dengan saling tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.

Din pun mengajak masyarakat untuk saling membantu melalui gerakan Satu Bantu Satu ACT, yaitu satu orang membantu satu orang lainnya yang kesusahan secara ekonomi. Terutama saat Ramadan di tengah pandemi Corona Covid-19 ini.

"Kita tetapkan siapa yang perlu kita bantu, Insyaallah kesusahan, keprihatinan ini akan dapat teratasi," kata Din Syamsuddin.

 

2 dari 3 halaman

Satu Bantu Satu

Temui Ketua DPR, Din Syamsuddin Usul Bentuk TGPF Meninggalnya KPPS
Perbesar
Din Syamsuddin (kanan) bersama Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 saat menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/5/2019). Din Syamsuddin mengusulkan pembentukan TGPF meninggalnya petugas KPPS dalam Pemilu 2019. (Liputan6.com/ JohanTallo)

Din Syamsuddin berharap melalui gerakan tersebut, masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat wabah corona Covid-19 dapat terbantu. Sehingga, kata dia, masalah kekurangan pangan yang mendera bangsa dapat secepatnya teratasi.

"Ini saatnya kita terapkan perintah Al-Qur'an kalau kita ingin menjadi orang-orang yang bertakwa, maka satu (orang) membantu satu (orang lainnya)," tegas Din Syamsuddin.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓