3 Penyebab Jatuh Sakit Usai Libur Lebaran

Oleh Benedikta Desideria pada 10 Jun 2019, 17:45 WIB
Nyaman Bepergian dengan Pesawat Saat Sedang Pilek (Cunaplus/Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Sebagian orang malah jatuh sakit usai libur Lebaran yang panjang. Selain kelelahan, ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan sakit usai liburan. 

"Saya lumayan sering mendapati pasien sakit usai liburan," kata ahli kesehatan yang juga apoteker Inna Lukyanovsky.

Beberapa dokter di Amerika Serikat dan negara barat lainnya menyebut kondisi ketika seseorang sampai rumah dan sakit sebagai leisure sickness.

Berikut beberapa alasan ilmiah soal faktor yang membuat seseorang sakit usai liburan seperti mengutip Greatist, Selasa (11/6/2019).

1. Pesawat

Bila Anda menggunakan moda transportasi ini saat menuju atau dari destinasi liburan, bisa jadi ini penyebabnya. Menurut pakar, kelembapan udara yang rendah bisa membuat seseorang sakit.

"Kelembapan udara di dalam pesawat bisa jadi terburuk. Kelembapan yang rendah bisa membuat saluran hidung kering," kata ahli kesehatan Lindsey Elmore.

Ketika saluran hidung kering hal itu bisa mengiritasi tenggorokan serta hidung. Efeknya tubuh jadi lebih sulit untuk menangkis bakteri.

 

2 of 3

2. Terpapar Kuman atau Virus

Ilustrasi kabin pesawat
Ilustrasi kabin pesawat (Pixabay)

Paparan bakteri atau virus bisa dengan mudah masuk ke tubuh ketika Anda liburan. Kondisi Anda yang memungkinkan bertemu orang banyak seperti naik transportasi publik atau jalan-jalan di tempat publik yang ramai orang tidak diikuti dengan gaya hidup sehat membuat Anda jadi mudah sakit.

"Akhir-akhir ini, kemampuan seseorang berada di luar negeri atau benuanya begitu mudah, Hal ini juga membuat penyakit menular karena virus atau bakteri dapat mudah menyebar cepat," kata Asisten Profesor University of Kansas, Amerika Serikat, Dana Hawkinson.

 

3 of 3

3. Kurang Tidur

Mengantuk saat nyetir (iStock)
Ilustrasi mengantuk saat mengemudi. (Foto: iStockphoto)

Saat liburan orang memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Daftar kegiatan biasanya dibikin begitu padat. Misalnya silahturahmi dilanjutkan dengan piknik bersama keluarga. Belum lagi ketemu teman lama hingga tengah malam.

Padahal, bisa jadi sebelum Anda berangkat ke destinasi tujuan liburan, tubuh sudah mengalami ketegangan dan kelelahan untuk mempersiapkan perjalanan tersebut.

"Kurang tidur jadi faktor utama menurunnya daya tahan tubuh. Dan kita sering melihat orang-orang yang liburan kerap lebih sedikit jam tidurnya," kata Inna.

Bila Anda sekarang sedang sakit, tak ada salahnya segera berkonsultasi dengan dokter. 

Lanjutkan Membaca ↓