Ini Ucapan Idul Fitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Oleh Nisa Mutia Sari pada 04 Jun 2019, 03:45 WIB
Diperbarui 06 Jun 2019, 03:13 WIB
Ucapan Idul Fitri yang Benar

Liputan6.com, Jakarta Ucapan Idul Fitri yang benar perlu diketahui dan dipahami sebelum datangnya hari raya. Gunanya mengetahui kebenaran dalam mengucapkan ucapan di hari raya Idul Fitri ini karena masih terdapat beberapa kesalahan dalam penerapannya. 

Banyak cara mengucapan Idul Fitri. Salah satunya Minal Aidin wal Faizin. Ya, hari raya Idul Fitri atau yang kerap kali disebut sebagai hari kemenangan ini sedang dinanti-nantikan oleh umat Muslim.

Umat Muslim akan menyambut hari kemenangan karena sebelumnya (pada bulan Ramadan) telah berjuang, berusaha sebaik mungkin melaksanakan perintah Allah SWT. Yaitu dengan menjalankan puasa sebulan penih dengan menahan amarah, nafsu, haus, lapar, dan lainnya demi mendapatkan puasa yang dikehendaki Allah SWT.

Berikut ini, Liputan6.com, Selasa (4/6/2019) telah merangkum dari berbagai sumber tentang ucapan Idul Fitri yang benar.

2 of 5

Taqobbalallahu minna wa minkum

Ucapan Idul Fitri yang Benar
Ucapan Idul Fitri yang Benar / Sumber: iStockphoto

Ucapan Idul Fitri yang benar seperti Taqobbalallahu minna wa minkum ini perlu diketahui bahwa telah terdapat berbagai riwayat dari beberapa sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya di antara mereka dengan ucapan ini.

Taqobbalallahu minna wa minkum memiliki arti "Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian".

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan hari ied, satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).”

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan. Imam Ahmad rahimahullah berkata,

“Tidak mengapa (artinya: boleh-boleh saja) satu sama lain di hari raya ied mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka.”

Salah seorang ulama, Harb mengatakan, “Imam Ahmad pernah ditanya mengenai apa yang mesti diucapkan di hari raya ‘ied (‘Idul Fithri dan ‘Idul Adha), apakah dengan ucapan, ‘Taqobbalallahu minna wa minkum’?” Imam Ahmad menjawab, “Tidak mengapa mengucapkan seperti itu.” Kisah tadi diriwayatkan oleh penduduk Syam dari Abu Umamah.

3 of 5

Selamat Hari Raya

Ucapan Idul Fitri yang Benar
Ucapan Idul Fitri yang Benar / Sumber: iStockphoto

Ucapan Idul Fitri yang benar selanjutnya adalah Selamat Hari Raya. Syaikh Muhammad bin Sholoh ‘Utsaimin rahimahullah ditanya, “Apa hukum mengucapkan selamat hari raya? Lalu adakah ucapan tertentu saat itu?”

Beliau rahimahullah menjawab, “Ucapan selamat ketika hari raya ied dibolehkan. Tidak ada ucapan tertentu saat itu. Apa yang biasa diucapkan manusia dibolehkan selama di dalamnya tidak mengandung kesalahan (dosa).”

Dari penjelasan di atas, berarti ucapan selamat hari raya itu bebas, bisa dengan ucapan “Selamat Hari Raya”, “Taqobbalallahu minna wa minkum” dan lainnya. Ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” pun tidak dikhususkan saat Idul Fithri, ketika Idul Adha dianjurkan ucapan semacam ini sebagaimana kita dapat melihat dalam penjelasan berbagai riwayat di atas.

4 of 5

Mohon Maaf Lahir Batin

Ucapan Idul Fitri yang Benar
Ucapan Idul Fitri yang Benar / Sumber: iStockphoto

Perlu diperhatikan juga, bahwa tidak ada pengkhususan di Idul Fitri untuk saling maaf memaafkan. Maksudnya adalah semacam sering terdengar ucapan Mohon Maaf Lahir dan Batin saat Idul Fitri. Seolah-olah saat Idul Fitri hanya khusus dengan ucapan semacam itu.

Idul Fitri bukanlah waktu khusus untuk saling memaafkan. Waktu untuk saling memohon maaf ini luas. Ketika berbuat salah, maka bisa langsung meminta maaf, itulah yang tepat. Jadi tidak mesti menunggu saat Idul Fitri.

Karena jika dikhususkan seperti ini, harus butuh dalil dari Alquran dan Alhadits. Namun ternyata tidak ada satu dalil yang menunjukkan hal ini.

5 of 5

Minal ‘Aidin wal Faizin

Ucapan Idul Fitri yang Benar
Ucapan Idul Fitri yang Benar / Sumber: iStockphoto

Ucapan Idul Fitri Minal Aidin wal Faizin ini memang kurang tepat. Ucapan ini dari segi makna kurang bagus. Di mana arti dari ucapan ini adalah “Kita kembali dan meraih kemenangan”.

Kalimat tersebut adalah rancu. Nah, jika mengandung dua makna seperti ini hendaknya ditinggalkan. Bisa saja orang memahami yang dimaksud adalah kembali pada maksiat. Artinya, ibadah hanya di bulan Ramadan saja, setelah itu sah-sah saja untuk maksiat, sah-sah saja untuk tinggalkan ibadah wajib lainnya. Akibat dari ucapan yang keliru ini, maka akan berujung amalan yang keliru juga.

Satu hal lagi yang perlu dipahami adalah tentang makna “Minal Aidin wal Faizin” adalah sebagaimana yang telah disebutkan di atas tadi. Bahwa maknanya bukan “Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Ya, kerap kali kita mendengar ucapan “Minal Aidin wal Faizin” yang diikuti dengan kalimat “Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Banyak yang mengira kalau ini merupakan satuan kalimat lanjutan. Namun sesungguhnya keliru. Oleh karena itu, kamu perlu menghindari ucapan tersebut. Ucapan Idul Fitri yang benar, yang bisa kamu ucapkan adalah “Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amal kita dan amal kalian)”.

Lanjutkan Membaca ↓