6 Tips Mudik Aman Berkendara di Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera

Oleh Gilar Ramdhani pada 30 Mei 2019, 08:00 WIB
Ilustrasi keluarga

Liputan6.com, Jakarta Mudik lebaran tahun ini terasa lebih berbeda dan spesial karena semakin banyak ruas jalan tol Trans Jawa dan Sumatera yang siap melayani para pemudik ke kota tujuan, sehingga waktu tempuh perjalanan menuju kota bisa terpangkas. Jalan tol Trans Jawa sepanjang hampir 1000 km siap digunakan untuk mudik lebaran, begitu juga dengan jalan tol Trans Sumatera sekitar 500 km yang beroperasi penuh dan fungsional. Khusus untuk ruas yang fungsional, pemudik tidak dikenakan tarif tol alis gratis.

Panjangnya ruas jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera yang beroperasi tentu membuat minat pemudik yang menggunakan jalan tol semakin tinggi. Semakin banyak pengguna jalan tol maka potensi angka kecelakaan juga turut meningkat. Oleh karena itu, kewaspadaan dan sikap kehati-hatian perlu diutamakan selama berkendara di jalan tol.

Untuk Anda yang mudik dengan kendaraan pribadi, berikut beberapa tips dan persiapan yang perlu dilakukan agar perjalanan aman, nyaman, dan tenang sehingga dapat berkumpul bahagia bersama keluarga di kota tujuan.

1. Kondisi fit

Pastikan Anda dan keluarga sedang dalam kondisi fit dan sehat ketika hendak melakukan perjalanan mudik. Terutama adalah pengemudinya. Jaga betul kondisi 2-3 hari sebelum berangkat mudik. Konsumsi vitamin dan makanan sehat agar tetap bugar. Sehari sebelum hari H, pastikan juga cukup tidur karena ini salah satu kunci untuk tubuh bugar.

2. Perbekalan

Mengingat perjalanan mudik membutuhkan waktu yang tidak sebentar, maka wajib sekali menyiapkan makanan dan minuman mulai dari kue-kue kering/basah, snack, buah-buahan, hingga air mineral yang cukup. Untuk anak-anak Anda, bisa siapkan bubur instan, susu, chicken nugget, telur dadar dan nasi sekalipun jika diperlukan. Jangan membawa makanan yang mudah basi atau bahkan makanan pedas yang bisa mengganggu perjalanan. Penting juga untuk membawa barang bawaan saat mudik secukupnya saja dan tidak melebihi kapasitas kendaraan.

3. Rute dan tempat istirahat

Sebelum berangkat mudik, jauh-jauh hari Anda sudah bekali informasi mengenai jalan tol, tarif tol, rute alternatif selepas jalan tol, dan juga tempat-tempat istirahat dan SPBU. Ketika berkendara tanpa berhenti atau tidak dalam kondisi macet disarankan mengambil waktu istirahat maksimal setelah tiga sampai empat jam mengemudi. Hal ini untuk menghindari kelelahan dan mengembalikan konsentrasi mengemudi.

4. Cermati skenario rekayasa lalu lintas: sistem one way

Banner Infografis Satu Arah Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran
Banner Infografis Satu Arah Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran. (Liputan6.com/Abdillah)

Saat mudik lebaran nanti operator jalan tol instransi terkait akan memberlakukan sistem satu arah jalan tol. Ruas jalan tol yang akan digunakan untuk sistem one way misalnya adalah Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali.

Arus mudik

Nantinya, jalan tol tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan dari arah Jakarta saat arus mudik. Pelaksanaan one way khusus untuk mudik akan diberlakukan pada tanggal 30-31 Mei dan 1-2 Juni 2019. Tujuan Karawang, Purwakarta, Bandung, dan Subang dilarang masuk jalur one way ini.

Sementara kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Semarang misalnya akan diarahkan melalui jalur Pantura dan baru bisa masuk tol kembali melalui GT Cikarang Barat.

Arus balik

Ketika arus balik, jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali hanya dapat dilalui kendaraan arah Jakarta, yang berlaku mulai tanggal 8-10 Juni 2019. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung, Semarang akan dikeluarkan di exit tol Cikarang Barat dan diarahkan ke jalur Pantura.

Anda yang menuju Bandung dapat melalui exit tol Cikampek kemudian masuk kembali ke tol Cipularang. Sementara yang hendak ke semarang diarahkan melalui Pantura dan dapat masuk tol Kanci hingg Semarang.

5. Uang tunai dan saldo uang elektronik

Bawa uang tunai sesuai kebutuhan, untuk membeli makanan dan bahan bakar kendaraan, serta uang darurat. Isi saldo uang elektronik Anda ya karena semua gerbang tol transaksi non-tunai. Isi saldo lebih banyak tentu akan lebih baik untuk keperluan ke depan. Bawalah juga kartu cadangan sebagai antisipasi. Jangan lupa juga membawa uang baru yang sudah disiapkan untuk dibagikan di kampung halaman saat lebaran nanti. Sudah jauh-jauh mudik, sayang sekali bukan kalau sampai uang baru yang sudah ditukar ketinggalan di rumah.

6. Performa kendaraan

Paling penting dari persiapan yang lain karena berhubungan dengan keselamatan dan kelancaran perjalanan mudik nanti. Cek kondisi kendaraan dan pastikan performanya maksimal ketika digunakan mudik nanti. Mulai dari ban dan angin, wiper, lampu dan sinyal, kopling, rem dan kaki-kaki, air radioator, mesin, hingga pergantian oli untuk performa yang lebih baik.

Untuk membantu melindungi mesin kendaraan Anda, gunakanlah selalu pelumas mobil Castrol MAGNATEC Stop Start yang didesain khusus untuk mobil yang mengalami keadaan menyetir di kota-kota besar, dimana keadaan menyetir Berhenti-Berjalan (Stop-Start) sering terjadi. Castrol MAGNATEC Stop Start mampu memberikan 20% perindungan lebih baik terhadap keausan.

Castrol
Castrol Magnatec Stop Start

Perlindungan lebih baik ini dikarenakan, Castrol MAGNATEC Stop Start memiliki molekul pintar dengan teknologi self-healing layer, yang dimana bisa selalu melindungi mesin mobil bahkan pada saat tahapan kritis keadaan menyetir berhenti-berjalan.

Pelumas Castrol MAGNATEC Stop Start terdiri dari dua jenis, yakni Castrol MAGNATEC Stop Start 10W-30 maupun 5W-30 untuk kendaraan berbahan bakar bensin dan mesin diesel. Sedangkan Castrol MAGNATEC Stop Start 0W-20 untuk mesin mobil yang lebih modern.

Pastikan mesin kendaraan Anda menggunakan pelumas Castrol MAGNATEC Stop Start, dan nikmati mudik dengan aman, nyaman dan tenang bersama keluarga tercinta.

Selamat mudik dan hati-hati selama perjalanan.

 

 

(Adv)