Bacaan dan Doa Salat Idul Fitri dan Sunah Sebelum Salat

Oleh Husnul Abdi pada 03 Jun 2019, 03:45 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 11:58 WIB
Berdoa-Usai-Salat-Ied
Perbesar
Seorang perempuan tengah berdoa usai menjalan Salat Ied pada Hari Raya Idul Fitri di dekat monumen Bajra Sandhi, Denpasar (17/07/2015) (Sonny Tumbelaka / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bacaan dan doa salat idul fitri tentunya harus diketahui oleh seluruh umat islam. Biasanya banyak orang yang sudah lupa lagi bacaan dan doa salat idul fitri karena sudah lama tidak diulang dan dihafalkan. 

Salat idul fitri merupaan salat sunah dua rakat yang dilaksanakan pada hari raya idul fitri pada setiap tanggal 1 Syawal tahun Hijriah. Secara umum tata cara dan bacaan salat idul fitri tidak jauh berbeda dengan salat lima waktu pada umumnya.

Bacaan dan doa salat idul fitri disunahkan membaca takbir, tasbih, dan tasmid pada setiap takbirnya. Mungkin perbedaan paling mendasar terletak pada hal tersebut, yaitu pada bacaan saat takbir. Selain itu, tata cara dan pelaksanaan salat idul fitri sama dengan pada umumnya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (3/6/2019) tentang bacaan dan doa salat idul fitri

Niat Salat Idul Fitri

Tata Cara Salat Idul Fitri
Perbesar
Masjid / Sumber: iStockphoto

Niat Sholat Idul Fitri

Bacaan dan doa salat idul fitri pertama yang harus kamu ketahui adalah niat. Niat salat idul fitri adalah sebagai berikut:

Usholli rak’ataini sunnatan li’idil fitri (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat salat sunah idul fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Niat sebagai salah satu bacaan dan doa salat idul fitri wajib dilakukan secara sadar atau sengaja walaupun dalam hati saja. Jadi jangan lupa untuk berniat terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat idul fitri baik di masjid maupun di lapangan terbuka.

Bacaan dan Doa Salat Idul Fitri

Tata Cara Salat Idul Fitri
Perbesar
Tata Cara Salat Idul Fitri / Sumber: iStockphoto

Takbir Tujuh Kali untuk Rakaat Pertama

Bacaan dan doa salat idul fitri yang kedua adalah takbiratul ihram. Disunahkan juga setelahnya untuk membaca doa iftitah. Di rakaat pertama dalam salat idul fitri akan dilakukan takbir sebanyak tujuh kali. Pada setiap takbir bacaan dan doa salat idul fitri ini bisa dibaca:

Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah, wallahu akbar

Artinya:” Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Atau ada juga yang membaca bacaan dan doa salat idul fitri di takbir rakaat pertama seperti ini:

Allahu akbaru kabiiran wal hamdu lillahi katsiran wasubhana allahi bukratan wa ashila

Artinya:” Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah baik waktu pagi dan petang.”

Setelah tujuh kali takbir pada rakaat pertama, bacaan selanjutnya adalah surat Al-Fatihah seperti salat biasanya. Bacaan dan doa salat idul fitri yang disunahkan setelah membaca surat Al-Fatihah yaitu surat Qaf atau surat Al-A’la. Lalu melanjutkan gerakan gerakan seperti salat biasa sampai rakaat kedua.

Takbir Lima Kali untuk Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, bacaan dan doa salat idul fitri yang dibaca tetap sama dengan rakaat pertama. Namun takbir yang dilakukan hanya sebanyak 5 kali.

Selain itu, bacaan yang disunahkan setelah surat Al-Fatihah adalah surat Al-Qamar atau Surat Al-Ghasiyah. Lalu dilanjutkan dengan gerakan gerakan salat seperti biasa sampai salam.

Mengikuti Khutbah Idul Fitri

Setelah salat, para jamaah dianjurkan untuk mengikuti khutbah salat idul fitri untuk menyempuranakan pelaksanaan salat idul fitri. Mendengarkan khutbah dimaskudkan untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT sepeninggal bulan Ramadan.

Bagi khatib disunahkan memulai khutbah pertama dengan takbir sembilan kali, dan di khutbah kedua memulai dengan takbir tujuh kali.

Sunah Sebelum Salat Idul Fitri

Tata Cara Salat Idul Fitri
Perbesar
Salat Idul Fitri / Sumber: iStockphoto

1. Mengumandangkan takbir

Mengumandangkan takbir merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad sebelum salat idul fitri dan biasanya sudah dilakukan sejak malam hari sebelum salat idul fitri.

2. Mandi sebelum salat Idul Fitri

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Nabi Muhammad SAW bersabda: " Dan dari Amdullah bin Abbas Radiyallahu Anhuma, ia berkata, 'Bahwasannya Nabi Sallallahu Alaihi wa Sallam mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha."

3. Memakai pakaian terbaik dan wewangian

"Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu, bahwa: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya." (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak)

4. Makan sebelum salat Idul Fitri

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, "Janganlah keluar pada hari Idul Fitri sampai dia makan dulu, dan janganlah makan ketika hari Idul Adha sampai dia salat dulu." (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ahmad)

5. Melaksanakan salat Idul fitri di lapangan

Nabi menganjurkan salat Idul fitri di tanah lapang karena saat itu jumlah kaum Muslim yang ingin ikut salat Idul Fitri sangat banyak. Sehingga hanya tanah lapang saja yang dapat menampung jamaah.

6. Mengajak semua keluarga ke tempat salat Idul Fitri

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah dan Al Baihaqi Nabi bersabda: "Bahwasannya Rasulullah Salallahu Alaihi wa Sallam menyuruh istri-istri dan anak-anaknya keluar pada dua hari raya."

7. Jalan kaki menuju tempat salat Idul Fitri

Dalam sebuah hadis riwayat At Tirmidzi disebutkan, "Dan dari Ali Abi Thalib Radhiyallahu Anhu, ia berkata, 'Termasuk dari sunnah adalah keluar pada hari raya dengan berjalan kaki."

Lanjutkan Membaca ↓