Jadwal Imsak Hari Ini Sabtu 18 Mei 2019 dan Penyakit yang Perlu Diwaspadai Selama Puasa

Oleh Nisa Mutia Sari pada 17 Mei 2019, 19:00 WIB
Jadwal Imsak Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta Jadwal imsak hari ini Sabtu 18 Mei 2019 berbeda dari satu kota dengan kota yang lainnya di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perbedaan zona waktu yang ada di Indonesia.

Jadwal imsak hari ini Sabtu 18 Mei 2019 digunakan sebagai patokan batas makan sahur bagi umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Umumnya, waktu imsak ditentukan dari 10 menit sebelum waktu Subuh tiba.

Santap sahur saat sedang berpuasa ini dianjurkan dilakukan untuk membantu memberikan energi pada tubuh agar siap menjalankan puasa. Santap sahur dianjurkan oleh Rasulullah selama melaksanakan ibadah puasa.

Nah, agar kamu dapat memperkirakan seberapa lama kamu santap sahur hari ini, sudah sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu jadwal imsak hari ini Sabtu 18 Mei 2019. Berikut jadwal imsak hari ini, Sabtu 18 Mei 2019 dilansir Liputan6.com dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (18/5/2019).

2 of 4

Jadwal Imsak Hari Ini Sabtu 18 Mei 2019

Jadwal Imsak Hari Ini
Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto

Berikut jadwal imsak hari ini Sabtu 18 Mei 2019, 13 Ramadan 1440 H di kota-kota besar Indonesia:

Jakarta: 04.25 WIB

Bandung: 04.23 WIB

Surabaya: 04.03 WIB

Yogyakarta: 04.13 WIB

Semarang: 04.12 WIB

Aceh: 04.54 WIB

Padang: 04.44 WIB

Jambi: 04.32 WIB

Medan: 04.43 WIB

Palembang: 04.29 WIB

Pontianak: 04.06 WIB

Balikpapan: 04.38 WITA

Denpasar: 04.55 WITA

Makassar: 04.34 WITA

Ambon: 04.57 WIT

Bima: 04.41 WITA

Kupang: 04.24 WITA

Jayapura: 04.05 WIT

3 of 4

Niat Puasa Ramadan

Jadwal Imsak Hari Ini
Niat Puasa Ramadan / Sumber: iStockphoto

Niat menjalankan ibadah puasa bisa dilakukan saat malam hari sebelum melakukan makan sahur atau setelah makan sahur. Namun bagi sebagain orang, ada juga yang melakukan niat ibadah puasa Ramadan ini setelah shalat tarawih. Berikut ini niat puasa yang sering digunakan oleh sebagian orang.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى‎

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'alaNiat puasa Ramadan ini sudah dijelaskan dibeberapa hadits yang juga merupakan perintah dari Nabi Muhammad SAW. Niat puasa ini dijelaskan dalam sebuah hadits berikut.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ‎

Artinya: Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum Shubuh, maka tidak ada puasa untuknya. (HR. An Nasai no. 2333, Ibnu Majah no. 1700 dan Abu Daud no. 2454. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

4 of 4

Penyakit yang Muncul Selama Puasa

Selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat atau tidak itu tergantung dari pola makanan yang kamu konsumsi selama sahur dan buka puasa.

Ya, tak banyak orang yang bisa menerapkan pola makan yang benar selama puasa ini. Oleh karena itu, jika pola makan yang kamu terapkan salah, maka tidak heran banyak orang yang berpuasa itu menjadi tidak sehat.

Berikut ini Liputan6.com telah merangkum beberapa risiko kesehatan yang kerap muncul bagi orang-orang yang sedang berpuasa karena tidak mengatur pola makannya dengan baik dan benar.

Kekurangan Nutrisi

Saat puasa, rentang makan yang dialami menjadi pendek tidak seperti biasanya. Jadi, kalau kamu tidak bisa mendapatkan suplai gizi yang cukup selama puasa di waktu yang pendek ini, maka kekurangan nutrisi bisa saja terjadi pada diri kamu.

Dehidrasi

Begitu juga dengan konsumsi air yang hanya dilakukan saat waktu buka puasa dan sahur. Jika asupan cairan kamu selama puasa tidak tercukupi, maka kamu akan kerap mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan cairanmu saat berbuka, malam hari, dan saat sahur.

Heartburn dan Kontipasi

Heartburn rentan dialami oleh mereka yang makan terlalu banyak saat sahur dan langsung tuidur. Sedangkan kontipasi, terjadi karena makanan yang disantap dari sahuu, berbuka, dan makan malam kurang serat.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓