Uniknya Kue Bunga Chebakia dan Biskuit Sellou, Duo Menu Wajib Ramadan Maroko

Oleh Happy Ferdian Syah Utomo pada 16 Mei 2019, 00:20 WIB
Chebakia, salah satu kudapan buka puasa Ramadan khas Maroko (AFP Photo)

Liputan6.com, Rabat - Setiap kali datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Maroko tidak pernah bisa dilepaskan dari dua makanan khasnya, yakni Chebakia dan Sellou.

Dua kudapan tersebut selalu hadir di momen buka puasa, di mana biasanya masyarakat Maroko membuatnya secara bersama-sama, baik dengan keluarga, teman, atau tetangga.

Dikutip dari situs Morocco World News pada Rabu (15/5/2019), biasanya agenda buka puasa dimulai dengan segelas air atau susu, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.

Selepas salat, masyarakat Maroko kembali berkumpul untuk menikmati buka puasa Ramadan dengan aneka hidangan lezat khas setempat.

Selama bulan suci Ramadan, banyak keluarga Maroko menghiasi meja makan mereka dengan chebakia, atau yang juga populer dengan nama mkehrka, serta sebuah biskuit renyah berjuluk sellou.

Chebakia adalah salah satu kue yang paling banyak diminati selama bulan suci Ramadan. Berbentuk unik seperti bunga, kue ini biasanya disajikan dengan sup harira yang terkenal beraroma, karena terbuat dari buncis, miju-miju, tomat dan banyak rempah.

Jika tidak sempat membuat sendiri di rumah, masyarakat Maroko biasanya akan membeli chebakia di pasar tradisional. Kudapan ini biasanya dijual di toko-toko kecil yang juga menjua aneka camilan manis lainnya, termasuk baklava.

 

2 of 3

Memasak Chebakia Tidak Mudah

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menggoreng
Menggoreng dengan Minyak Zaitun / Sumber: iStockphoto

Di balik kepopulerannya, proses pembuatan chebakia tidaklah mudah, karena harus mencampur dengan telaten berbagai bahan bakunya, seperti biji wijen, mentega, kayu manis, air bunga mawar, dan aneka rempah lainnya.

Setelah kalis, adonan tersebut dijumput sedikit demi sedikit dalam bentuk bulat, untuk kemudian digoreng dalam minyak sayur.

Menggorengnya juga tidak bisa sembarangan, harus satu per satu agar didapatkan bentuk bunga yang konsisten.

Kini, banyak masyarakat Maroko menggunakan mesin khusus untuk membentuk bunga, meski menggorengnya tetap dengan cara tradisional.

Setelah berwarna kecokelatan, chebakia diangkat dan ditiriksn hingga kadar minyaknya berkurang banyak. Setelah itu, madu dituangkan di atasnya sebagai pemanis tambahan.

Tidak lupa biji wijen ditaburkan di atasnya agar kudapan terlihat menarik.

3 of 3

Menu Favorit Kaya Protein

Ilustrasi bulan Ramadan (AP)
Ilustrasi bulan Ramadan (AP)

Kudapan lainnya yang tak kalah populer di kalangan masyarakat Maroko adalah sellou. Ini adalah menu kaya protein yang terbuat dari campuran almond dan biji wijen.

Biasanya sellou dihidangkan bersama dengan teh mint atau susu khas Maroko yang memiliki kandungan rasa rempah unik.

Karena kaya akan protein, biasanya orang Maroko menyantap sellou sebagai kudaoan berjalan, atau disantap saat berbuka puasa di jalan. Banyak pedagang kaki lima yang menjualnya di berbagai sudut kota, dengan harga yang terjangkau.

Terdapat dua cara umum dalam menyantap sellou, yakni dengan atau tanpa tanmbahan pemanis, seperti karamel cair dan madu.

Lebih dari itu, sellou juga dikenal sebagai kudapan tradisional saat upacara persalinan, yang turut membantu memulihkan energi setelah melahirkan.

Lanjutkan Membaca ↓