Jadwal Buka Puasa Hari Ini Selasa 14 Mei 2019 di Berbagai Kota Besar Indonesia

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 14 Mei 2019, 07:40 WIB
[Bintang] Jadwal Sholat, Imsakiyah, dan Buka Puasa Hari ke-8, 24 Mei 2018

Liputan6.com, Jakarta Jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 merupakan jadwal yang kerap ditunggu bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Perbedaan zona waktu di tiap daerah membuat Jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 juga memiliki perbedaan dan akan berubah seiring berjalannya waktu. Meski saling berdekatan, tak menutup kemungkinan jika jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 akan berbeda walau hanya selang beberapa menit.

 

Dalam agama Islam, puasa dilaksanakan mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat sesuai perintah dalam kitab suci Alquran. Sebelum berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk makan sahur. Setelah memasuki waktu matahari terbenam, umat Islam dapat mengahkhiri puasanya dengan berbuka.

Puasa Ramadan wajib dilaksanakan bagi seluruh umat muslim yang telah memenuhi syarat. Pada momen ini umat muslim harus menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga tenggelam matahari. Tentunya berbuka adalah saat yang paling ditunggu. Dengan mengetahui jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 Anda dapat berbuka tepat waktu. Mudahnya akses informasi saat ini membuat jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 mudah untuk didapat.

Nah, agar dapat menyegerakan berbuka, berikut jadwal buka puasa hari ini Selasa 14 Mei 2019 untuk beberapa kota besar di Indonesia, dilansir Liputan6.com dari laman Kementrian Agama Republik Indonesia, Selasa (14/5/2019).

2 of 4

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Selasa 14 Mei 2019

Jakarta: 17.47 WIB

Bandung: 17.48 WIB

Surabaya: 17.22 WIB

Jogja: 17.31 WIB

Banda: Aceh 18.49 WIB

Medan: 18.33 WIB

Padang: 18.20 WIB

Palembang: 18.00 WIB

Solo: 17.30 WIB

Malang: 17.22 WIB

Pontianak: 17.46 WIB

Banjarmasin: 18.20 WIB

Denpasar: 18.11 WIB

Makassar: 17.58 WIB

Palu: 18.02 WIB

Ambon: 18.25 WIB

Jayapura: 17.37 WIB

3 of 4

Doa Buka Puasa Ramadan yang Benar Menurut Hadis

Doa Ramadan
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Ada dua versi doa puasa ramadan untuk berbuka puasa. Salah satunya mungkin yang sering digunakan banyak orang saat datangnya waktu berbuka puasa. Doa tersebut berupa:

Doa berbuka dapat berupa:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلَتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اِغْفِرْ لِي اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Artinya, “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, hanya kepada-Mu aku bertawakal. Sungguh, rasa haus sudah sirna, urat-urat sudah basah, dan balasan sudah tetap, insya Allah. Wahai Dzat yang maha luas karunia-Nya, ampunilah aku. Segala puji hanya milik Allah Dzat yang telah memberiku petunjuk, hingga aku kuat berpuasa. Lalu Dia memberiku rezeki, hingga aku bisa berbuka.”

Atau dengan doa yang lebih pendek dan masyhur:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya, “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, berkat rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha penyayang di antara para penyayang.”

Sedangkan doa berbuka puasa yang kedua bersumber dari salah satu hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud)

Hadits lengkap riwayat Abu Dawud berbunyi sebagai berikut:

حدثنا عبد الله بن محمد بن يحيى أبو محمد حدثنا علي بن الحسن أخبرني الحسين بن واقد حدثنا مروان يعني ابن سالم المقفع قال رأيت ابن عمر يقبض على لحيته فيقطع ما زاد على الكف وقال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Artinya, “Kami mendapat riwayat dari Abdullah bin Muhammad bin Yahya, yaitu Abu Muhammad, kami mendapat riwayat dari Ali bin Hasan, kami mendapat riwayat dari Husein bin Waqid, kami mendapat riwayat dari Marwan, yaitu Bin Salim Al-Muqaffa‘, ia berkata bahwa aku melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya, lalu memangkas sisanya. Ia berkata, Rasulullah bila berbuka puasa membaca, ‘Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah’,” (HR Abu Dawud)

4 of 4

Niat Puasa

Berpuasa di bulan ramadan merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim. Salah satu syarat wajib puasa adalah membaca niat puasa. Berikut niat puasa:

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan ramadan karena Allah Ta’ala.”

Pentingnya niat puasa ramadan bahkan bisa membuat puasa tidak sah bila tidak berniat terlebih dahulu dari dalam hati. Niat merupakan doa puasa ramadan yang harus dilakukan sebelum melakukan ibadah puasa. Anda bisa berniat malam ketika selesai sholat tharawih maupun ketika selesai sahur sebelum imsak.

Lanjutkan Membaca ↓