Manfaat di Balik Wajib Konsumsi 3 Butir Kurma Saat Buka Puasa

Oleh Aditya Eka Prawira pada 12 Mei 2019, 06:15 WIB
Diperbarui 12 Mei 2019, 06:15 WIB
Ilustrasi Kurma
Perbesar
Ilustrasi Kurma (iStockphoto)​

Liputan6.com, Jakarta Kurma menjadi salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi terlebih dahulu saat buka puasa di bulan Ramadan.

Kurma adalah buah manis yang secara alamiah dikenal dengan nama Phoenix dactylifera. Ukurannya memang kecil, tapi buah ini diketahui menyimpan kandungan energi, serat, vitamin, dan mineral yang dipastikan baik bagi kesehatan tubuh, menurut United States Department of Agriculture (USDA).

Seperti dikutip dari Organic Facts pada Sabtu, 11 Mei 2019, dipaparkan juga 5 kebaikan yang dapat diperoleh dari mengonsumsi buah kurma, saat berbuka. 

 

2 dari 3 halaman

Kegunaan Kurma di Saat Buka Puasa

1. Sumber energi yang baik

Studi berjudul 'The Fruit of the Date Palm' dari Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma membantu seseorang mendapatkan kembali energi tubuhnya. Terlebih setelah belasan jam tubuh dalam keadaan kosong, tanpa diisi makanan apa pun.

Hal ini karena kurma mengandung nutrisi dan gula alami, yang membangkitkan rasa lesu menjadi semangat. Cocok dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa dengan air, jika merasa lelah.

2. Meningkatkan kesehatan otak

Studi yang dilakukan Musthafa Mohamed Essa dari Neural Regeneration Research, mengungkapkan bahwa buah kurma yang asli, bukan manisan kurma, melindungi otak dari stres oksidatif dan inflamasi atau peradangan.

"Buah kurma adalah sumber serat makanan yang baik dan kaya akan fenolat total dan antioksidan alami seperti anthocyanin, asam ferulic, asam protocatechuic, dan asam caffeic," tulisnya. Hal ini dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.

 

3 dari 3 halaman

Kurma untuk Pencernaan

3. Meredakan sembelit

Studi 2005 dari Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa serat dari kurma dapat membantu memperlancar pencernaan dan meredakan sembelit.

4. Mencegah penyakit jantung

Penelitian dari Journal of Agricultural and Food Chemistry pada 2009 menyatakan bahwa mengonsumsi kurma yang kaya akan kalium, efektif dapat mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi stres oksidatif.

Kedua hal ini merupakan faktor risiko dari penyakit jantung serta stroke.

5. Mengobati diare

Menurut sebuah artikel dari Columbia University Medical Center, AS, kurma dapat membantu mengisi elektrolit yang hilang dari tubuh karena diare kronis.

Berkat kandungan kalium dan serat kurma yang tinggi, konsumsi kurma juga melancarkan pencernaan dan meringankan diare.

Penulis : Dara Elisabeth

Lanjutkan Membaca ↓