Kakorlantas Polri Tinjau Terminal Eksekutif Merak-Bakauheni yang Miliki Fasilitas Layak Mal

Oleh Liputan6.comDevira Prastiwi pada 13 Mei 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2019, 18:00 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri Saat Meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (10/5/2019). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri meninjau Terminal Eksekutif Merak-Bakauheni di Dermaga VI, Pelabuhan Merak, Banten.

Tinjauan yang dilakukan pada Jumat, 10 Mei 2019 itu dilakukan untuk melihat kesiapan sarana prasarana menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 1440 Hijriah, seperti dilansir Antara.

"Kesiapan ini penilaian awal. Nanti sepekan sebelum Lebaran akan ada peninjauan lagi untuk memantapkan," ujar Refdi.

Dia menjelaskan, Dermaga VI Pelabuhan Eksekutif Penyeberangan Merak dikhususkan untuk penumpang dengan mobil pribadi saja. Pelabuhan Merak sendiri memiliki tujuh dermaga yakni Dermaga I, II, III, IV, V, VI dan VII.

Kemudian, lanjut Refdi, Dermaga VII dikhususkan untuk penumpang yang mudik menggunakan sepeda motor. Menurutnya, Dermaga VII memiliki kapasitas parkir mencapai 13.500 unit motor, sedangkan Dermaga IV saat ini sedang diperbaiki.

"Pelabuhan (Merak) ini beroperasi selama 24 jam terus menerus," kata Refdi.

Dari pantauan Antara, Terminal Eksekutif di Dermaga VI Pelabuhan Merak dilengkapi dengan fasilitas mal yang telah diisi oleh resto terkemuka seperti Es Teler 77, Solaria, Miniso, dan Puyo.

Para calon penumpang tampak nyaman duduk di ruang tunggu terminal menunggu keberangkatan kapal mereka. Mal terminal ini terhubung ke kapal melalui jembatan garbarata.

 

2 dari 3 halaman

Miliki Fasilitas Lebih

20170622-Dini Hari, Pemudik Bermotor Penuhi Pelabuhan Merak-Tebe
Polisi mengawasi pemudik bermotor yang masuk ke dalam kapal di Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (22/6). Dini hari, ribuan pemudik bermotor antri menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dermaga Eksekutif punya fasilitas lebih, mulai dari pelayanan di dalam kapal hingga waktu tempuh penyeberangan Selat Sunda yang lebih singkat dari perjalanan kapal reguler yang membutuhkan waktu dua jam perjalanan.

Penumpang yang mudik menggunakan terminal eksekutif bisa menyeberang hanya dalam 1 jam 20 menit perjalanan laut.

Dalam kegiatan peninjauan ini, Irjen Refdi didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Kurniawan, Karo Dalops Sops Polri Brigjen Pol Kushariyanto, dan GM PT ASDP Cabang Merak Solikin.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓