4 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Kulit, Bisa Detoksifikasi Racun Tubuh

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 09 Mei 2019, 21:00 WIB
puasa detoks

Liputan6.com, Jakarta Manfaat puasa dapat ditemui dari berbagai sudut pandang. Mulai dari kesehatan, mental, spiritual hingga kecantikan. Tak heran jika manfaat puasa begitu menakjubkan.

Berpuasa di bulan Ramadan adalah kewajiban bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain bulan Ramadan, puasa dapat dilakukan di bulan-bulan lainnya sesuai dengan aturan Alquran dan hadits.

Manfaat puasa sudah diteliti sejak lama dan memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh secara keselurhan. Bahkan manfaat puasa digunakan sebagai metode pengobatan tertentu seperti obesitas.

Meski harus menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari, puasa nyatanya tak menimbulkan efek negatif bagi yang menjalankannya dengan benar. Tidak makan dan minum dalam jangka waktu tertentu justru memberi reaksi kesehatan tersendiri bagi tubuh.

Salah satu manfaat puasa bagi kesehatan terlihat dari sisi kecantikan kulit. Kulit sehat menjadi dambaan semua orang. Ternyata berpuasa juga dapat membantu meningkatkan kecantikan kulit. Berikut manfaat puasa bagi kecantikan kulit yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (8/5/2019).

2 of 6

Menyembuhkan Jerawat

Hilangkan Bekas Jerawat dengan 2 Bahan Alami Super Ampuh
Ilustrasi bekas jerawat. (purewow.com)

Ternyata puasa bisa menyelesaikan masalah jerawat. Penyembuhan jerawat ini tak lepas dari peran detoksifikasi tubuh saat puasa.

Jerawat adalah hasil dari bakteri dan racun yang ada di dalam tubuh sehingga dengan melakukan puasa, jerawat dapat dengan mudah hilang lebih cepat.

Selain itu, setelah berpuasa selama beberapa hari, kadar hormon endorfin akan meningkat. Hormon endorfin memiliki fungsi untuk meningkatkan kesadaran, kekuatan kognitif, dan kesehatan mental. Beberapa penelitian mengaitkan stres dengan peningkatan keparahan jerawat.

3 of 6

Detoksifikasi Kulit

Manfaat puasa lainnya adalah mampu mendetoksifikasi tubuh. Detoksifikasi adalah proses pembersihan berbagai racun dalam tubuh. Racun yang ada dalam tubuh akan secara bertahap dilepaskan oleh tubuh lebih cepat dari biasanya selama puasa.

Proses detoksifikasi ini akan sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit karena akan membuat kulit terlihat lebih bersih, lebih segar, lebih kenyal, dan lebih cerah. Jadi, jika Anda melakukan puasa secara teratur maka Anda akan mendapatkan hasil yang setara pada kesehatan kulit Anda.

4 of 6

Cegah Iritasi

Awas, Jangan Biarkan 11 Benda Ini Menempel di Wajah Kamu!
Ada yang menyebabkan jerawat, iritasi, kulit wajah kering, dan sebagainya. Jadi, jangan sampai 11 benda ini menempel di wajah kamu! (Foto: biospherenaturel.com)

Kesehatan kulit dan puasa memiliki hubungan yang sangat baik. Ini dibuktikan dengan hasil yang terlihat setelah puasa. Ternyata kontak antara kulit dengan zat-zat berbahaya bagi tubuh dan kulit dapat diminimalisir dengan puasa. Jadi, jika ada kontak antara kulit dan zat berbahaya dalam tubuh maka akan segera sembuh dalam waktu kurang dari 48 jam ketika tubuh berpuasa.

Seperti bagian tubuh yang lain, kulit Anda dapat terlibat dalam respons imun. Peradangan pada kulit sering menyebabkan ruam terbentuk. Iritasi kulit dapat disebabkan oleh paparan zat kimia atau zat yang menimbulkan reaksi peradangan bagi kulit.

5 of 6

Mencerahkan Kulit

Kucel karena Ikut Lomba 17-an? Cerahkan Kulit dengan 3 Resep Ini
Ilustrasi wajah yang terlihat kucel. (via: istimewa)

Puasa membuat tubuh lebih cepat memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Tidak hanya sel-sel kulit yang diperbarui tetapi juga sel-sel tubuh lainnya. Jangan lupa makan sahur dan berbuka puasa dengan makanan bergizi tinggi sehingga regenerasi sel kulit menjadi lebih cepat dan lebih sehat.

Jika Anda merasa kulit terlihat kering atau kusam, konsumsilah buah di sahur dan berbuka puasa. Hal ini dapat membantu membuat kulit terlihat lebih sehat. Selain itu, proses detoksifikasi juga memungkinkan kulit menerima nutrisi dari makanan yang kita konsumsi lebih maksimal.

6 of 6

Manfaat Puasa Lainnya

[Bintang] Jadwal Sholat, Imsakiyah, dan Buka Puasa Hari ke-8, 24 Mei 2018
Supaya nggak ketinggalan, ini jadwal sholat, Imsakiyah, dan buka puasa hari ke-8, 24 Mei 2018. (Ilustrasi Puasa: Parade)

Menurunkan berat badan

Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa jangka pendek dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin, yang dapat meningkatkan penurunan berat badan. Bahkan, satu ulasan menunjukkan bahwa puasa sepanjang hari dapat mengurangi berat badan hingga 9% dan secara signifikan mengurangi lemak tubuh selama 12-24 minggu.

Meningkatkan kesehatan jantung

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa memasukkan puasa ke dalam rutinitas, sangat bermanfaat dalam hal kesehatan jantung. Satu studi kecil mengungkapkan bahwa puasa delapan minggu bergantian mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida 'jahat' LDL masing-masing sebesar 25% dan 32%.

Stabilkan gula darah

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah, yang bisa sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes. Sementara itu, ulasan lain menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa lainnya sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin.

Meningkatkan pola hidup sehat

Jika Anda terbiasa makan banyak makanan manis dalam kehidupan sehari-hari, Ramadan juga bisa menjadi saat yang tepat untuk menghentikan kebiasaan itu. Saat matahari terbenam, Anda dapat memilih untuk memberi makan tubuh Anda dengan makanan yang diubah menjadi glukosa secara perlahan seperti biji-bijian dan makanan berserat tinggi lainnya.

Bergantung pada seperti apa pola makan 'normal' Anda, Ramadan bisa menjadi waktu untuk mengurangi lemak, yang dapat membantu menurunkan kolesterol Anda. Karena Anda berpuasa selama berjam-jam, Anda juga disarankan untuk makan lebih sedikit natrium, yang bisa membantu Anda mengurangi tekanan darah.

Lanjutkan Membaca ↓