Saat Warga Nonmuslim Ikut Berburu Takjil di Batam

Oleh Liputan6.com pada 07 Mei 2019, 18:20 WIB
Diperbarui 07 Mei 2019, 18:20 WIB
Berburu Aneka Menu Takjil di Kawasan Benhil
Perbesar
Suasana saat warga beburu makanan dan minumam untuk berbuka puasa atau takjil di kawasan Bendungan Hilir atau Benhil, Jakarta, Senin (6/5/2019). Kawasan Benhil menjadi tempat warga dan pekerja kantoran untuk berburu menu takjil setiap Ramadan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Batam - Ada pemandangan unik saat Ramadan di Kota Batam. Warga non muslim yang tinggal di kota tersebut ikut berburu takjil, penganan berbuka puasa yang banyak dijual setiap bulan suci Ramadan.

"Iya dong, kami ikut berburu takjil bersama teman-teman yang muslim dan nonmuslim," kata warga Sagulung, Margareta Nainggolan, dikutip Antara, Selasa (7/5/2019).

Ia menyatakan sengaja meluangkan waktu bersama teman-temannya mengunjungi pasar kaget Ramadan tertua di Batam, yang berlokasi di Tanjunguma.

Di Kampung Tua itu, ratusan warga tumplek berebut penganan berbuka, juga lauk-pauk yang kebanyakan terbuat dari bahan makanan laut.

"Kalau takjil, saya suka kue pancung. Kalau makanan beratnya, saya suka ikan bakar di sini," kata Margareta.

Ia mengatakan, toleransi beragama di Kota Batam sangat baik. Sesama warga saling mendukung dan menyayangi meski tidak satu keyakinan.

Bahkan, Margareta mengaku ikut berpuasa pada siang hari di bulan Ramadan.

"Ya, karena ikut sama teman yang lain, segan juga mau makan," kata dia.

Hal senada dikatakan warga non muslim lainnya, Roma, yang mengaku ikut senang setiap Ramadan tiba.

"Senanglah, ada banyak orang jual makanan enak-enak. Jadi ikut senang juga bisa jajan," kata dia.

Ia juga kerap mengunjungi pasar-pasar kaget di penjuru kota, sekedar ingin merasakan kebahagian mencari takjil.

"Karena di Batam, pasar kaget Ramadan banyak, jadi sayang kalau enggak kita lihat," kata dia.

 

 

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓