Gunungkidul Siap Jaring 300 Ribu Pengunjung Saat Libur Lebaran

Oleh Liputan6.com pada 11 Jun 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 13 Jun 2018, 11:13 WIB
Ribuan Ubur-Ubur Segera Menepi di Gunungkidul, Hati-Hati Pingsan

Liputan6.com, Gunungkidul - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan 300.000 pengunjung saat libur Lebaran 2018 dan menyumbang pendapatan asli daerah sebesar Rp 2,6 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan seluruh objek wisata sudah siap dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran nanti. "Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kami optimistis target pengunjung sebanyak 300.000 orang akan tercapai," ucap Asti di Gunungkidul, Minggu, 10 Juni 2018, dilansir Antara.

Ia menjelaskan, Dispar masih mengandalkan wisata pantai Gunungkidul sebagai tujuan utama kunjungan wisatawan. Kemudian, Gua Pindul, Kalisuci, dan gunung api purba Nglanggeran.

Asti mengatakan pula, Dispar akan memantau kondisi destinasi wisata guna memastikan kenyamanan wisatawan. Rencananya, Dispar Gunungkidul akan menambah personel penjaga tempat pemungutan retribusi, hingga petugas kebersihan.

Dispar juga mengimbau kepada para pedagang yang ada di kawasan wisata untuk tidak memanfaatkan situasi dengan mematok harga tinggi kepada pembeli. Dispar Gunungkidul bekerja sama dengan berbagai instansi, mulai dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, kepolisian, Kodim 0730, kecamatan, dan desa yang memiliki destinasi wisata, hingga Dinas Perhubungan.

Ada 530 personel yang disiapkan untuk ikut menjaga keamanan. "Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada wisatawan. Kami menyadari sektor pariwisata merupakan urat nadi perekonomian Gunungkidul," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunung Kidul Syarif Armunanto mengatakan jalur Yogyakarta-Wonosari biasanya padat setelah Idul Fitri atau libur Lebaran. Saat itu, pemudik akan melakukan kunjungan ke destinasi wisata dan puncaknya diprediksi pada 17 sampai 19 Juni 2019 mendatang.

"Kami mempersiapkan beberapa jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: