Jelang Lebaran, Penjualan Bedug di Tanah Abang Mulai Ramai

Oleh Sunariyah pada 31 Mei 2018, 17:27 WIB
Diperbarui 31 Mei 2018, 17:27 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Jelang Lebaran, penjualan bedug di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai ramai. Para pengrajin telah membuat beraneka macam bedug untuk Hari Raya Idul Fitri nanti.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (31/5/2018), di balik berbagai macam bedug, ada banyak pengrajinnya. Salah satunya Pak Ridho, pengrajin bedug yang sudah berdagang sejak 7 tahun lalu.

Pembuatan bedug dimulai dengan menjemur kulit kambing sebagai bahan dasar bedug selama 2-3 hari. Setelah benar-benar kering, kulit kambing direndam di air agar mudah dipasang di permukaan bedug. Lalu, kulit dikerik untuk menjadi bedug seutuhnya.

Bedug yang dibuat Pak Ridho beraneka macam. Ada bedug kecil, ada pula yang terbuat dari kayu.

"Paling murah dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu. Ada juga yang harganya Rp 1 juta sampai Rp 3 juta," ujar pengrajin bedug, Ridho.

Banyak pembeli yang datang karena harganya yang terjangkau.

"Di sini bisa ditawar sih, di tempat lain kan nggak bisa," kata seorang pembeli, Tamam.

Bedug-bedug cantik ini masih akan berjajar di kawasan Tanah Abang hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.