Alasan Investasi Properti di Alam Sutera Menjanjikan

Oleh Fathia Azkia pada 05 Jan 2018, 09:11 WIB
Diperbarui 05 Jan 2018, 09:11 WIB
Alam Sutera

Liputan6.com, Jakarta Mendengar nama Alam Sutera, predikat mewah mungkin jadi bayangan pertama banyak orang. Kota mandiri yang berdiri sejak 23 tahun silam ini memang sengaja dikemas dengan nuansa premium yang mengombinasikan antara hunian, pusat komersial, bisnis, dan gaya hidup.

Berdasarkan listing di Perumahan Baru Rumah.com, harga rumah baru di Alam Sutera berkisar antara Rp2 miliar sampai Rp6 miliar. Contohnya Sutera Victoria yang dibesut PT Alam Sutera Realty, Tbk.

Untuk tipe terkecil yang disediakan klaster kelas atas ini memiliki luas bangunan 343m2 dan luas tanah 350m2. Dengan empat kamar tidur dan tiga kamar mandi, unitnya dijual seharga Rp4,6 miliaran.

Dari sisi investasi, rumah-rumah yang berada di kawasan Alam Sutera mampu meningkat 10% – 20% per tahun. Harga tanah di sini pun sudah tinggi mencapai kisaran Rp19 jutaan per meter persegi. Bahkan harganya melambung setara dengan kawasan BSD City dan Gading Serpong. 

Tak kalah dengan rumah tapak, hunian jangkung atau apartemen pun punya potensi investasi yang menjanjikan.

Menyebut contoh, salah satu apartemen di Alam Sutera yang saat ini tengah diincar para investor adalah Pacific Garden Style Residence. Hunian vertikal kelas menengah-atas ini menawarkan akses singkat ke beberapa fasilitas unggulan, seperti hanya berjalan kaki ke kampus BINUS.

Berdiri di atas lahan seluas 1,4 hektar yang terdiri dari 3 menara (tower), apartemen dengan taraf bintang lima ini mengusung konsep Urban Lifestyle Living. Harganya sendiri dipasarkan mulai Rp500 juta – Rp2 miliar.

Baca juga: Saat Alam Sutera Lebih Mewah Ketimbang Kelapa Gading

“Pangsa sewa dari apartemen studio saja bisa mendatangkan profit sekitar Rp40-50 juta per tahun. Penyewanya rata-rata merupakan kalangan eksekutif muda hingga mahasiswa,” 

“Bagi investor, apartemen di Alam Sutera layak dibidik karena punya ceruk pasar yang besar seperti dari tiga kampus besar yang akan memberi keuntungan dengan harga sewa tinggi,” urai Mayo R. Azhari, GM Sales & Marketing PT Indopasifik Indahtama selaku pengembang Pacific Garden Style Residence.

Lantas apa lagi yang menyebabkan investasi properti di Alam Sutera layak dipertimbangkan?

  • Pertama, investor diharapkan bisa meraih untung (return) sekitar 8% – 9% per tahun.
  • Kedua, investasi ini jauh lebih untung daripada deposito bank dengan bunga sekitar 5% per tahun.
  • Ketiga, belum lagi nilai pajak atas bunga (20%) dua kali lebih tinggi dibandingkan pajak atas sewa (10%).

2 dari 2 halaman

Bebasnya GT Karang Tengah Jadi Peluang

Keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menutup gerbang tol (GT) Karang Tengah pada April 2017 lalu, guna mengurai kemacetan yang cukup parah di wilayah Tangerang Selatan juga menuai respon positif.

Bagaimana tidak, setelah ditutup investasi properti di wilayah Alam Sutera semakin menguat. Dalam jangka panjang, pangsa apartemen bahkan semakin prospektif seiring terus meningkatnya jumlah masyarakat menengah atas yang tertarik tinggal di area ini.

Kehadiran sekitar 20 perguruan tinggi antara lain Institut Teknologi Indonesia (ITI), Swiss German University, BINUS, STIE Multi Media Nusantara dan Prasetiya Mulya, dengan jumlah mahasiswa yang mencapai puluhan ribu orang diyakini menambah semarak pasar properti di kota mandiri tersebut.

Simak juga: Berharga 300 Jutaan, Hunian Dekat Alam Sutera Jadi Rebutan

Direktur Marketing Kingland Avenue @Alam Sutra, Bambang Sumargono, optimistis akan semakin banyak pengembang real estat di wilayah Tangsel yang berkompetisi guna menghasilkan produk-produk properti berkualitas khususnya apartemen.

Di Kingland Avenue unit tipe apartemen smart loft one bedroom seluas 45 meter persegi dibanderol mulai Rp700 jutaan. Unit ini boleh dibilang sangat cocok bagi para investor yang menginginkan capital gain tinggi.

Selaras dengan itu, animo konsumen yang cukup tinggi terhadap apartemen di kawasan Alam Sutera tidak lepas dari pesatnya perkembangan di sana. Bahkan kabarnya Light Rapid Transit (LRT) Jakarta – Tangerang yang akan dibangun dalam waktu dekat, disinyalir akan lebih meningkatkan pamor kawasan.

Begitupun dengan harga tanah di kawasan Serpong terus meroket, termasuk wilayah Alam Sutera. Akses gerbang tol Kunciran telah menjadikan wilayah Alam Sutera menjadi lebih mudah diakses.

Kemudahan ini pula yang menyebabkan harga tanah di kawasan Alam Sutera mengalami kenaikan hingga 300% dalam kurun lima tahun terakhir.

Indikasi pasar yang terus bergerak ke arah positif memicu sebagian masyarakat mulai berani berinvestasi properti. Tertarik cari apartemen atau rumah tapak untuk ladang investasi? Cari dan temukan pilihan harganya mulai Rp1 miliar!

Lanjutkan Membaca ↓