BPN Prabowo Nilai Sidang Sengketa Pilpres di MK Terlalu Singkat

Oleh Liputan6.com pada 17 Jun 2019, 20:43 WIB
Fahri Hamzah dan Fadli Zon Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) sangat singkat. MK memiliki masa waktu 14 hari kerja menyelesaikan perselisihan hasil Pilpres. 

"Saya melihat memang jadwal sidang-sidang MK ini sangat ketat, sangat padat. Dan sebenarnya secara logika sebenarnya waktunya sangat pendek ya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurut Fadli, MK seharusnya memberi waktu lebih panjang pada sidang sengketa Pilpres. Sehingga tim hukum Prabowo-Sandi bisa mengurai persoalan dan kebenaran lebih dalam terkait gugatan yang diajukan.

"Sehingga bisa mengeksplorasi. Karena kita mencari kebenaran dan mencari keadilan di sini. Jadi kebenaran dan keadilan yang final menurut hukum yang ada di negara kita gitu loh terkait dengan pilpres maupun pileg," imbuh Fadli Zon.

2 of 3

Optimistis MK Kabulkan Gugatan Prabowo-Sandi

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang
Wakil Ketua DPR Fadli Zon tersenyum kepada awak media usai menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta, Rabu (6/2). Fadli Zon dan Fahri mempertanyakan rencana pemindahan Ahmad Dhani ke Surabaya. (Merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Waketum partai Gerindra ini pun optimistis MK akan mengabulkan gugatan yang diajukan oleh pihaknya. Menurutnya, masih ada harapan meraih kebenaran dan keadilan di negeri ini.

"Saya yakin masih ada kebenaran dan keadilan di negara kita ini," tandasnya.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓